Produsen Komponen Truk PHK 50 Persen Karyawan, Imbas Impor Truk China?

Wait 5 sec.

Truk listrik PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang digunakan untuk mengangkut hasil tambang nikel di Blok Sorowako, Luwu Timur, Kamis (4/8/2022). Foto: Angga Sukmawijaya/kumparanGabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAAM) mendeteksi adanya Pemutusan Hak Kerja (PHK) di sejumlah perusahaan produsen komponen otomotif. Termasuk penyuplai kendaraan komersial truk.Sekretaris Jenderal GIAMM, Rachmad Basuki menyampaikan bahwa terdapat satu produsen rantai pasok dump truck yang memangkas hingga 50 persen karyawannya, meski ia tidak menyebut secara spesifik perusahaannya. Sementara, kisaran PHK yang dilakukan produsen lain mencapai 23 persen.”Angkanya (PHK) saya tidak tahu pasti, karena banyak anggota yang tidak melapor, beberapa anggota yang info ke kita, range-nya berkisar 3 sampai 23 persen. Bahkan ada anggota yang supply komponen dump truck sudah pengurangan karyawan 50 persen,” buka Rachmad kepada kumparan, Rabu (27/8/2025).Unit dump truck listrik yang ada di kawasan IMIP. Foto: Amrizal Papua/kumparanMenurut Rachmad, impor truk Completely Built Up (CBU) untuk pertambangan menjadi salah satu hal yang memberikan dampak, selain impor CBU kendaraan Battery Electric Vehicle (BEV) dan penurunan penjualan domestik.”Sebenarnya, dampaknya gak hanya dari CBU EV, tapi akumulatif dari penurunan domestic market dari tahun 2022 sampai sekarang, ditambah CBU EV dan truk CBU untuk tambang,” sambungnya.Sebelumnya, kabar impor truk dari China untuk kebutuhan tambang memang santer terdengar. Menilik laman resmi Badan Pusat Statistik Ekspor Impor Tahun 2024, aktivitas impor truk dari China ke sejumlah tambang di Indonesia telah mencapai angka ribuan unit.Datanya tercantum pada kode HS 87042369 yang merujuk pada kelompok kendaraan bermotor selain pendingin, pengumpul sampah, tanker, lapis baja, hooklift, dumper untuk pengangkutan barang hanya dengan mesin diesel atau semi diesel dengan Gross Vehicle Weight (GVW) kurang dari 24 ton, dan kurang dari sama dengan 45 ton dan bukan CKD (Completely Knocked Down).PT Bukit Asam Tbk (PTBA) operasikan hybrid dump truck hingga bus listrik. Foto: PTBA Ditelusuri lebih dalam, nomenklatur ‘HS’ (Harmonized System) pada kode tersebut memuat truk impor China. Unit-unit itu kemudian dikirim ke fasilitas produksi nikel di Morowali, Weda, dan Pulau Obi.Salah satu merek populer di industri pertambangan adalah Shacman yang sudah beredar di kancah otomotif nasional sejak 2016. Dikutip dari Antara, Shacman berhasil menjual 5.000 unit kendaraan di Indonesia.Namun, data masuknya truk tambang impor cukup sulit untuk dilacak. Hal ini karena operasionalnya tidak terdata di data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).Kendaraan alat berat ditampilkan di Pameran Mining Indonesia 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/9/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan”Jadi sebenarnya sampai saat ini kita susah mengukurnya, kenapa? Kita biasanya melihat data (penjualan) itu kan dari Gaikindo, sayangnya sampai saat ini banyak brand saingan (truk impor China) tadi itu yang belum menjadi anggota Gaikindo,” kata Aji Jaya, Sales & Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) pada Maret lalu.Impor kendaraan utuh (CBU) menunjukkan tren kenaikan. Berdasarkan data Gaikindo, jumlah impor CBU pada Juli 2025 tercatat 15.092 unit, naik 42 persen dibanding Juni 2025 yang sebanyak 10.606 unit.Jika dibandingkan dengan Juli 2024, angka tersebut juga meningkat 45 persen dari posisi 10.358 unit. Secara akumulasi, periode Januari–Juli 2025 mencatat impor sebanyak 76.755 unit, melonjak 50 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang berjumlah 50.932 unit.