Pasha Sambangi Rumah Duka Affan: Harus Ada Pihak yang Tanggung Jawab

Wait 5 sec.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Sigit Purnomo atau Pasha Ungu, mendatangi rumah duka Affan Kurniawan, driver ojek online (ojol) yang meninggal dilindas rantis polisi, Jumat (29/8). Foto: Fadhil Pramudya/kumparanAnggota Komisi VIII DPR RI, Sigit Purnomo atau dikenal dengan nama Pasha Ungu, mendatangi rumah duka Affan Kurniawan, driver ojek online (ojol) yang meninggal dilindas rantis polisi.Insiden pelindasan terjadi usai demo yang berujung ricuh di kawasan Pejompongan, Kamis (28/8) malam. Akibatnya, Affan pun meninggal karena dilindas rantis tersebut.Usai melayat ke rumah duka, Pasha pun menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga Affan."Alhamdulillah kami diberikan kesempatan untuk memberikan ucapan duka secara langsung kepada keluarganya," kata Pasha kepada wartawan, di rumah duka, Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8) dini hari.Pasha juga menegaskan bahwa harus ada pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa ini."Apa pun alasannya, apa pun penyebabnya, kita minta ada pihak yang bertanggung jawab terhadap kejadian ini sehingga menimbulkan korban jiwa," ucap dia.Suasana rumah duka Affan Kurniawan, driver ojol yang meninggal dilindas rantis polisi, di Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparanIa pun berpesan kepada semua pihak untuk menjaga kondusivitas di tengah situasi yang masih bergejolak hingga saat ini."Ini tentu sedihnya kita semua, sakitnya kita semua. Kita minta seluruh pihak betul-betul bisa menjaga kondusivitas, menjaga keluarga agar supaya kita tidak inginkan lagi ada korban-korban jiwa selanjutnya," imbuhnya.Lebih lanjut, Pasha menyatakan kesiapannya untuk membantu meringankan beban yang dialami keluarga, khususnya untuk urusan pemakan Affan."Tadi kami sudah sampaikan kepada keluarga, untuk urusan sampai ke penguburan, biarlah kalau diizinkan, kalau diizinkan biarlah nanti bisa kami bantu," tutur dia."Insyaallah, kami juga tidak ingin mendahului keluarga, tapi kalau memang nanti ada yang bisa kami bantu sampai ke penguburan nanti, pemakaman, insyaallah kami akan bantu," sambungnya.Suasana rumah duka Affan Kurniawan, driver ojol yang meninggal dilindas rantis polisi, di Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparanSebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan permohonan maaf ke keluarga besar ojol dan masyarakat secara umum imbas tewasnya Affan.Mewakili institusi Polri, Sigit pun menyampaikan duka cita yang mendalam dan permohonan maaf sebesar-besarnya. Dalam kesempatan itu, Sigit juga menyampaikan ucapan belasungkawa serta permohonan maaf kepada keluarga Affan atas peristiwa yang terjadi.Sementara itu, anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), M. Choirul Anam, menyatakan bakal mengawal kasus meninggalnya Affan tersebut.Anam pun memastikan bahwa pengusutan kasus meninggalnya Affan tersebut bakal dituntaskan semaksimal mungkin dan proses hukum yang dilakukan bakal transparan."Kami juga berjumpa dengan pihak keluarga. Kami juga bilang kami akan mengawasi kasus ini setransparan mungkin, seadil-adilnya, apa pun yang terjadi di lapangan harus diungkap," ujar Anam kepada wartawan, di RSCM Jakarta Pusat, Jumat (29/8) dini hari."Terus, apa pun bentuk pelanggarannya, ya, harus ada sanksi hukum yang tegas. Dan itu komitmen tadi sama Pak Kadiv Propam juga, sama rekan-rekan Brimob," pungkasnya.