Ilustrasi biji chia. (Freepik)JAKARTA - Meskipun biji chia dikenal kaya serat, protein, asam lemak omega-3, dan antioksidan, konsumsinya tidak selalu aman jika dilakukan tanpa aturan.Biji chia bisa menimbulkan efek samping seperti perut kembung, sembelit, hingga gangguan pencernaan bila dikonsumsi secara berlebihan atau tanpa cara yang tepat.Ahli gizi Gauri Anand, seperti dikutip dari Hindustan Times, mengingatkan pentingnya memperhatikan cara mengonsumsi biji chia agar tidak menimbulkan masalah kesehatan. Ia menekankan biji chia sebaiknya tidak dimakan langsung dalam keadaan kering."Jika dikonsumsi tanpa direndam atau diberi cairan yang cukup, biji chia akan menyerap kelembapan di dalam tubuh dan dapat mengembang di tenggorokan atau perut, yang menyebabkan risiko tersedak atau ketidaknyamanan," katanya.Sejumlah penelitian juga mendukung peringatan ini. Studi yang terbit di Journal of Foods tahun 2020 mencatat konsumsi biji chia kering berpotensi menyebabkan kram, sembelit, maupun kembung. Oleh karena itu, biji chia sebaiknya direndam lebih dulu dengan perbandingan satu sendok makan biji chia dan setengah hingga satu cangkir cairan. Perendaman minimal dua hingga tiga jam, atau semalaman, akan membuatnya lebih aman dikonsumsi.Selain itu, biji chia bisa langsung dicampurkan ke makanan yang mengandung cairan, seperti yoghurt, oatmeal, sup, atau smoothie. Dengan begitu, tidak diperlukan perendaman terpisah.Gauri Anand juga mengingatkan agar konsumsi tidak melebihi takaran wajar."Mengonsumsi chia secara berlebihan dapat menyebabkan sembelit, gas, atau sakit perut karena kandungan seratnya yang tinggi," katanya.Bagi orang yang belum terbiasa dengan diet tinggi serat, sebaiknya mulai dengan porsi kecil, misalnya satu sendok teh, lalu tingkatkan secara bertahap. Konsumsi biji chia juga perlu diimbangi dengan banyak minum air, mengingat sifatnya yang mudah menyerap cairan dari saluran pencernaan."Agar tetap aman, biji chia harus selalu direndam dalam air atau ditambahkan ke makanan cair seperti smoothie, yoghurt, atau oat dan direndam semalaman, dan diimbangi dengan asupan air harian yang cukup," ujar Gauri.Waktu konsumsi juga penting untuk diperhatikan. Biji chia lebih baik dikonsumsi pada pagi hari atau siang sebagai camilan sehat. Mengonsumsinya menjelang tidur justru dapat mengganggu, karena serat tinggi dalam chia bisa memperlambat pencernaan, memicu gas, memberi rasa berat di perut, serta meningkatkan frekuensi buang air kecil pada malam hari.Lebih jauh, Gauri menekankan bahwa biji chia tidak cocok untuk semua orang."Karena chia memiliki sifat pengencer darah alami, biji chia dapat meningkatkan risiko pendarahan jika Anda sedang mengonsumsi obat antikoagulan atau tekanan darah," katanya.Bagi mereka yang memiliki gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar atau kesulitan menelan, konsumsi biji chia bisa memperburuk kondisi akibat kandungan serat tinggi dan sifatnya yang mengembang ketika terkena cairan.