Penjualan Suzuki Jimny 5-pintu Dihentikan di Australia, Bagaimana Indonesia?

Wait 5 sec.

Suzuki Jimny 5-pintu. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanKabar cukup mengejutkan datang dari Australia, penjualan Suzuki Jimny versi 5-pintu dikatakan dihentikan untuk periode waktu yang belum ditentukan. Lantas, bagaimana untuk Indonesia?Coba dikonfirmasi kepada Dept. Head 4W Sales PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Randy R. Murdoko mengaku tak bisa banyak berkomentar perihal aktivitas bisnis Suzuki di negara lain. Namun, dirinya menegaskan penjualan Jimny di Tanah Air tetap berjalan normal."Masih (terima pesanan Suzuki Jimny 5-pintu), normal distribusinya dan tidak ada isu. Cuma untuk kasus di Australia itu kami tidak bisa berkomentar, jelasnya untuk di Indonesia masih berjalan normal," ungkapnya ditemui di Surabaya, Jawa Timur pekan ini.Kendati begitu, ia tak menampik masih terdapat waktu tunggu bagi calon konsumen yang hendak membeli Jimny 5-pintu karena permintaan yang masih terbilang tinggi. Randy meyakini estimasinya tak sampai 2 bulan tergantung pilihan warna.Suzuki Jimny Nomade 5-pintu yang dijual di Jepang. Foto: Dok. Suzuki"Kalau yang 3-doors agak lama sedikit, mungkin sekitar 3 bulan. Lama sedikit, demand itu tetap cuma kalau kapasitas produksi di India lebih besar dibanding Jepang. Jadi 3-doors dari Jepang dan yang 5-doors dari India, otomatis (5-doors lebih cepat)," pungkasnya.Penjualan model yang punya nama Jimny XL di Australia itu sejatinya tak sepenuhnya berakhir. Suzuki setempat memberi instruksi kepada setiap jaringan dilernya untuk sementara menahan pembelian jip ikonik itu dari calon konsumen, dikutip Carscoops.Musababnya, diduga karena adanya masalah teknis yang tak dapat disampaikan secara rinci. Namun, Suzuki menegaskan hal tersebut sama sekali tidak terkait dengan permasalahan teknis atau isu yang menyangkut keselamatan produk Jimny XL.Sehingga konsumen yang sudah telanjur membeli atau memilikinya dapat menggunakan tanpa rasa khawatir. General Manager Suzuki Australia, Michael Pachota bilang langkah tersebut sebenarnya lebih kepada untuk menata antrean pemesanan Jimny XL.Suzuki Jimny Nomade 5-pintu yang dijual di Jepang. Foto: Dok. Suzuki“Mengacu pada ketidakpastian terkait waktu penyelesaian dan berdasarkan pengalaman kami dalam kasus serupa sebelumnya, kami merekomendasikan agar diler membatalkan pesanan Jimny XL yang ada dan mengembalikan deposit pelanggan jika diperlukan,” ujarnya.Tidak hanya di Indonesia, popularitas Suzuki Jimny juga sama melejitnya di negara lain seperti Australia. Membuat pemesanannya sangat membeludak dan menyebabkan waktu tunggu atau inden relatif panjang."Ini adalah langkah paling transparan dan berasas nilai konsumen demi menjaga kejelasan tentang waktu tunggu dan pengiriman Suzuki Jimny XL yang telah dipesan konsumen," tambah Michael.Secara basis mesin, Suzuki Jimny 5-pintu tetap mengandalkan K15B seperti Ertiga maupun Carry, termasuk saudarnya sendiri yaitu Jimny 3-pintu. Formatnya hadir dalam transmisi manual dan matik AT, dengan sistem penggerak 4x4.Beberapa perbedaan yang tampak pada Jimny versi melar panjangnya ini ada pada pilihan warna merah menyala yang tak dapat ditemui di versi 3-pintu. Kemudian sisi fitur, telah disematkan head unit dengan sambungan Apple CarPlay dan Android Auto.Harga OTR Jakarta Suzuki Jimny 3-Doors per Agustus 2025Jimny 3 Doors M/T (Single Tone) Rp 456.800.000Jimny 3 Doors A/T (Single Tone) Rp 470.500.000Jimny 3 Doors M/T (Two Tone) Rp 459.800.000Jimny 3 Doors A/T (Two Tone) Rp 473.500.000.Harga OTR Jakarta Suzuki Jimny 5-Doors per Agustus 2025Jimny 5 Doors M/T (Single Tone) Rp 474.800.000Jimny 5 Doors A/T (Single Tone) Rp 488.500.000Jimny 5 Doors M/T (Two Tone) Rp 477.800.000Jimny 5 Doors A/T (Two Tone) Rp 491.500.000Jimny 5 Doors A/T White Rhino Edition Rp 502.600.000.