Dubes Ramanouski menyatakan kesiapan Belarus berkontribusi bagi ketahanan pangan Indonesia melalui penyediaan pupuk, produk pangan, mesin pertanian, pelatihan staf, dan berbagi pengalaman modernisasi sektor agroindustri. Selain kerja sama ekonomi, Belarus juga fokus pada penguatan bidang pendidikan, sains, kesehatan, pemuda, olahraga, serta pertukaran budaya dan pariwisata. Belarus membebaskan visa kunjungan hingga 30 hari bagi warga Indonesia dan menyambut mahasiswa Indonesia untuk belajar di sana. Peringatan Hari Nasional Belarus pada 3 Juli menandai pembebasan dari penjajahan Nazi dan kedaulatan negara.