Asintel Kaskostrad Temui Pengunjuk Rasa, Massa di Depan Mako Brimob Kwitang Membubarkan Diri

Wait 5 sec.

Asintel Kaskostrad Brigjen TNI Muhammad Nas saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Tangkapan layar YouTube channel Kompas TV)JAKARTA - Masa pengunjuk rasa di depan Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat membubarkan diri, setelah menyampaikan aspirasinya dengan mediasi TNI.Asintel Kaskostrad Brigjen TNI Muhammad Nas bersama seorang Komandan Batalyon Brimob dan Perwira Menengah Marinir terlihat berdialog dengan perwakilan massa yang didominasi pengemudi ojek online.Setelah negosiasi, massa kemudian membubarkan diri ke arah Senen, Jakarta Pusat. Sejumlah massa juga masih terlihat berkerumun tidak jauh dari Mako Brimob KwitangAsintel KasKostrad Brigjen TNI Muhammad Nas mengungkap, massa menyampaikan aspirasi tewasnya seorang pengemudi ojol Kamis malam."Pada intinya masyarakat menyampaikan tuntutan yang pertama, agar proses yang diduga oknum pelaku penabrakan hingga meninggal dibuka secara transparan dan proses hukumnya disampaikan kepada masyarakat," ujarnya Brigjen TNI Muhammad Nas kepada wartawan di lokasi, dikutip dari YouTube KompasTV, Jumat 29 Agustus."Kedua, apabila ada warga atau pendemo yang masih ditahan, minta dilepaskan. Sampai saat ini saya belum tahu, habis ini saya tanya komandan brimob," tambahnya"Intinya apa yang disampaikan masyarakat kita, warga kita semua sudah didengarkan pimpinan kita akan ditindaklanjuti pastinya," tandas Brigjen TNI Nas.Ia menambahkan, pihaknya meminta massa membubarkan diri, "nanti perwakilan yang datang ke sini, jadi enggak semua lagi.""Soal pengamaman, kalau sudah begini (kondusif) tidak ada pengamanan lagi. kita pengamanan 24 jam 7 hari," ujarnya."Inshaaallah (aman)," ujar Kaskostrad."Kuncinya satu, teman-teman sepakat dengan apa yang kita sampaikan tadi semua aman," katanya.Ditanya apakah nanti siang tidak ada massa lagi? "Inshaa Allah tidak ada, tadi mereka sudah bilang," ujarnya, serata menambahkan "mudah-mudahan enggak (bergeser ke tempat lain).""Kita akan tetap bersama rakyat, kita akan menampung keinginan rakyat untuk diteruskan ke pimpinan kita," pungkasnya.Diketahui, massa dari berbagai kalangan sejak Kamis malam menyambangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat untuk meminta transparansi usai seorang pengemudi ojol tewas karena terlindas kendaraan taktis Brimob. Peristiwa itu terjadi setelah terjadi bentrokan demonstrasi di depan gedung MPR/DPR/DPD RI yang kemudian meluas ke sejumlah wilayah.Pasukan gabungan dari Kostrad dan Marinir yang didatangkan ke lokasi berhasil meredam dan menenangkan pengunjuk rasa. Usai massa membubarkan diri, petugas kebersihan bersama prajurit TNI dan pengemudi ojol membersihkan jalanan di sekitar Mako Brimob Kwitang.