JPNN.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa wafatnya Arianto Tawakal (14 tahun), seorang siswa Madrasah Tsanawiah yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh anggota Brimob berinisial Bripka MS di Tual, Maluku Tenggara. Pernyataan ini disampaikan Yusril dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan di Jakarta pada Minggu (22/2).