Persib Tutup Tribune Selatan & VIP Barat Selatan Imbas Ricuh Lawan Ratchaburi

Wait 5 sec.

Kerusuhan usai laga Persib vs Ratchaburi di Stadion GBLA, Rabu (18/2). Foto: Dok. Facebook Ratchaburi FCPersib buka suara soal rusuh suporter saat melawan Ratchaburi FC di leg kedua AFC Champions League 2, Rabu (18/2) malam WIB. Kala itu, suporter yang kecewa masuk dalam lapangan dan melakukan tindakan kekerasan kepada wartawan Thailand.Untuk mencegah hal tersebut kembali terjadi, Persib melakukan langkah dengan menutup sementara beberapa tribune Stadion GBLA. Selain itu, Persib juga akan melakukan evaluasi dan investigasi interbal teerkait kericuhan tersebut.“Sebagai langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terulang, kami memutuskan untuk menutup sementara tribun selatan serta VIP Barat Selatan (VBS) sektor D dan E, mulai dari pertandingan PERSIB vs Persita yang digelar pada hari ini, Minggu, 22 Februari 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan,” ucap Deputy CEO Persib, Adhitia Putra Herawan.“Di saat yang sama, kami juga melakukan evaluasi dan investigasi internal secara menyeluruh terhadap aspek penyelenggaraan pertandingan. Pembenahan akan dilakukan secara bertahap dan lebih mendalam, guna memastikan setiap laga ke depan dapat berlangsung dalam situasi yang aman, nyaman, dan kondusif,” tambahnya.Kerusuhan usai laga Persib vs Ratchaburi di Stadion GBLA, Rabu (18/2). Foto: Dok. Facebook Ratchaburi FCKericuhan terjadi usai laga Persib vs Ratchaburi FC pada leg kedua Liga Champions Asia Two di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2) malam WIB. Ratusan oknum Bobotoh turun ke lapangan, mengamuk, usai Persib dipastikan tersingkir dari ACL Two. Bahkan, salah seorang wartawan Thailand jadi sasaran amukan insiden itu.Persib memang berhasil menang dengan skor 1-0 saat leg kedua melawan Ratchaburi. Namun, hasil itu belum cukup untuk mengejar defisit 3 gol. Agregat akhir 1-3. Wasit bertugas di laga itu dinilai jadi penyebab amukan Bobotoh, sebab dinilai kontroversial.