Kenali Jenis Sampah Kertas yang Bisa Disulap Jadi Karya Seni

Wait 5 sec.

Penting untuk mengenali karakter kertas dan memilahnya agar bisa didaur ulang. Foto: Shutterstock.Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, pengelolaan sampah kini menjadi praktik dari keseharian termasuk untuk sampah kertas rumah tangga. Namun, mungkin masih banyak yang mengira semua jenis kertas bisa langsung didaur ulang tanpa proses pemilahan.Faktanya, tidak semua kertas memiliki karakter yang sama dan bisa didaur ulang. Beberapa jenis kertas justru memiliki lapisan tambahan, yang justru bisa mencemari dan merusak proses daur ulang. Oleh karena itu, penting untuk memahami jenis kertas apa saja yang layak untuk diolah kembali.Jenis Kertas yang Bisa Didaur UlangKertas dapat didaur ulang bila terbuat dari serat murni tanpa lapisan plastik atau kimia berat. Foto: Shutterstock.Secara umum, kertas dapat didaur ulang bila terbuat dari serat murni tanpa lapisan plastik atau kimia berat seperti jenis-jenis kertas berikut ini.1. Kertas Putih (HVS)Kertas putih atau HVS yang sering digunakan dalam keseharian seperti di kantor, sekolah atau di tempat fotokopi adalah jenis yang paling mudah didaur ulang, karena kualitas seratnya yang kuat.2. Koran dan MajalahMeski mengandung tinta, kertas koran dan majalah relatif mudah dihancurkan menjadi bubur kertas atau pulp. Sebab, teknologi daur ulang saat ini sudah sangat efisien dalam memisahkan tinta dari serat kertas.3. Kardus (Corrugated Cardboard)Kardus tergolong sebagai salah satu kertas “emas” karena relatif mudah didaur ulang. Namun agar proses pengolahannya lebih efisien, pastikan sisa isolasi plastik pada kardus sudah dilepas.4. Surat dan AmplopKertas pada surat dan amplop juga sangat layak untuk diolah kembali. Pastikan kertas tidak memiliki jendela plastik (transparan) sebelum didaur ulang.Jenis Kertas yang Termasuk ResiduKertas yang sudah terkontaminasi atau berlapis bahan lain sulit didaur ulang. Foto: Shutterstock.Tidak semua kertas memiliki karakter yang sama, beberapa di antaranya sudah terkontaminasi atau berlapis bahan lain sehingga tidak bisa didaur ulang seperti kertas-kertas di bawah ini.1. Kertas Berlapis Lilin atau PlastikKertas ini biasanya digunakan untuk cup kopi sekali pakai atau pembungkus makanan cepat saji. Lapisan polyethylene di dalamnya sulit dipisahkan dari serat kertas, sehingga tidak bisa diolah kembali.2. Kertas Karbon & ThermalKertas yang biasanya digunakan pada struk belanja ini mengandung lapisan kimia yang bereaksi terhadap panas. Jika didaur ulang, kertas ini bisa mengontaminasi bubur kertas atau pulp baru.3. Kertas yang Terkontaminasi MakananKertas yang terkontaminasi makanan seperti kotak pizza dan lainnya yang sudah terkena noda minyak tidak bisa didaur ulang. Hal ini karena lemak yang menempel dapat menghambat serat kertas untuk menyatu kembali.Mengubah Sampah Kertas Menjadi Karya SeniPulpery mengolah sampah kertas menjadi media lukis premium hingga produk artisan unik yang bernilai seni tinggi. Foto: Pulpery.Pengelolaan sampah kertas kini tidak hanya dapat dilakukan di pabrik daur ulang berskala besar. Saat ini, banyak komunitas kreatif yang mengubah limbah kertas menjadi produk artisan paper atau kertas buatan tangan yang bernilai seni tinggi.Salah satu pelaku industri kreatif yang berfokus pada inovasi tersebut adalah Pulpery. Sebagai studio pembuatan kertas daur ulang, Pulpery berfokus pada pengolahan manual kertas untuk mempertahankan karakter alami seratnya. Limbah kertas yang semula tidak terpakai berubah menjadi media lukis premium hingga produk-produk artisan unik lainnya.Pulpery membuktikan bahwa limbah kertas yang sering diabaikan bisa dikreasikan menjadi karya seni yang estetik dan memiliki tekstur unik, yang dibuat secara berkelanjutan dan ramah lingkungan.Memilah kertas mungkin terlihat sederhana, namun sebenarnya dapat berdampak signifikan bagi keberlanjutan sistem daur ulang. Dengan memilah kertas yang bisa didaur ulang, kualitas serat dapat tetap terjaga sehingga siap diolah kembali.Jadi, pastikan tidak asal membuang sampah kertas dan memilahnya untuk menciptakan nilai baru yang lebih ramah lingkungan ya.