Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Wakil Menteri Keuangan Juda Agung dan Suahasil Nazara foto bersama sebelum memberikan keterangan pada konferensi pers APBN KiTa edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO.Pengembalian dana beasiswa LPDP menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Senin (23/2). Selain itu, kesediaan suami penerima LPDP mengembalikan dana juga menjadi sorotan. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:Purbaya Minta Penerima LPDP yang Hina RI Kembalikan Dana Beasiswa & BunganyaMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah mengambil tindakan tegas terhadap penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetyaningtyas, yang dinilai menghina negara melalui pernyataan di media sosial. Purbaya menegaskan bahwa Dwi Sasetyaningtyas wajib mengembalikan seluruh dana beasiswa yang telah diterima, lengkap dengan bunganya, sebagaimana layaknya dana yang disimpan di bank. Langkah ini diambil setelah pernyataan kontroversial Dwi Sasetyaningtyas memicu kecaman publik.Penegasan pengembalian dana beserta bunganya ini didasari oleh prinsip akuntabilitas dana publik. Purbaya menyoroti bahwa dana LPDP bersumber dari pajak masyarakat dan pembiayaan utang negara yang dialokasikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, penggunaan dana tersebut tidak dapat dibiarkan jika justru merendahkan negara. Selain sanksi finansial, Dwi Sasetyaningtyas juga akan dimasukkan ke dalam daftar hitam, sehingga tidak dapat berkarier di lingkungan pemerintahan.Meskipun Dwi Sasetyaningtyas telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, proses penegakan aturan tetap berjalan. Purbaya menyatakan telah berkoordinasi dengan Direktur Utama LPDP, dan yang bersangkutan telah menyatakan kesediaannya untuk mematuhi sanksi pengembalian dana tersebut. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga integritas program beasiswa dan penggunaan anggaran negara.Selain Dwi Sasetyaningtyas, Menteri Keuangan Purbaya juga mengonfirmasi bahwa suaminya, Arya Iwantoro, telah menyatakan kesediaan untuk mengembalikan dana beasiswa LPDP yang diterimanya. Arya Iwantoro saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa S3 di Eropa yang pendidikannya didanai oleh negara.Purbaya menekankan bahwa pengembalian dana beasiswa ini juga harus disertai dengan bunganya. Penegasan ini mencerminkan prinsip bahwa dana publik yang dialokasikan memiliki nilai waktu dan harus dikelola dengan tanggung jawab penuh. Komitmen ini menggarisbawahi upaya pemerintah dalam menjaga integritas dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara yang bersumber dari pajak rakyat dan pembiayaan utang.Demi Tarik Investor dan Wisatawan, UEA Bakal Bangun Kasino Terbesar di DuniaIlustrasi Kota Ras Al Khaimah. Foto: Philip Lange/ShutterstockRas Al Khaimah, satu dari tujuh kota di Uni Emirat Arab, tengah memperkuat upaya untuk menarik investor dari China dan Hong Kong ke sektor properti, hijau, dan digital, seiring dengan upaya UEA dan China untuk memperdalam kerja sama.Mengutip Reuters, Wynn Resorts, operator kasino dan hotel yang terdaftar di AS dan Hong Kong, akan membuka kasino pertama di UAE pada Kuartal I 2027 di kota negara tersebut.Ras Al Khaimah ditargetkan menarik lebih dari 3,5 juta wisatawan setiap tahun pada 2030, naik dari 1,3 juta dari jumlah wisatawan pada 2024. CEO Al Marjan Island, Abdulla Al Abdouli, menyampaikan ketertarikannya berbisnis di sektor properti kepada investor dari daratan China dan Hong Kong.Orang yang berada di balik beberapa proyek besar termasuk resor Al Marjan Island yang merupakan pulau buatan di Ras Al Khaimah tersebut juga menyebutkan ada potensi investor untuk melirik pembuatan family office."Saya melihat proyek-proyek tambahan lainnya seperti kesehatan, pendidikan, hiburan, museum. Di sinilah saya melihat potensi bagi perusahaan keluarga untuk berinvestasi dan memanfaatkannya," kata Al Abdouli dikutip dari Reuters, Senin (23/2).