Ilustrasi thai tea. Foto: jkcDesign/ShutterstockSebagai bagian dari upaya mengurangi konsumsi gula dan menurunkan risiko obesitas serta penyakit tak menular, Pemerintah Thailand berkolaborasi dengan sembilan jaringan minuman besar menggaungkan kampanye standar baru untuk tingkat rasa manis pada minuman yang diresmikan Rabu (11/2).Dilansir Bangkok Post, sembilan jaringan minuman besar di Thailand tersebut berkolaborasi dengan Departemen Kesehatan tengah gencar memperkenalkan standar baru untuk tingkat rasa manis pada minuman.Standar baru dalam minuman manis di Negara Gajah tersebut akan berkurang menjadi 50 persen lebih rendah gula dari tingkat kemanisan normal atau daripada resep aslinya.Berdasarkan pedoman baru, secangkir kopi 16 oz yang sebelumnya mengandung sekitar 7,3 sendok teh gula, kini hanya akan mengandung 3,7 sendok teh. Sedangkan es teh atau teh susu akan turun dari 6,6 menjadi 3,3 sendok teh gula.Beberapa brand minuman yang telah berpartisipasi di antaranya Café Amazon, Inthanin, All Café, Black Canyon, Punthai, dan Chao Doi.Sejatinya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan untuk membatasi asupan gula tidak lebih dari enam sendok teh per hari. Para pejabat mengatakan standar baru ini akan membantu minuman berada dalam kisaran yang lebih aman; khususnya untuk minuman teh dan kopi.Lebih lanjut, mengurangi asupan gula juga akan menambah manfaat bagi tubuh, mulai dari menjaga kesehatan kulit, meningkatkan konsentrasi, hingga risiko penyakit hati.Perwakilan industri turut menyambut baik inisiatif ini, mereka mengatakan preferensi konsumen sudah bergeser ke arah minuman yang kurang manis atau tanpa gula.Departemen Kesehatan pun mengatakan kampanye ini tidak hanya mengurangi risiko kesehatan tetapi juga mendorong kesejahteraan jangka panjang, memposisikan Thailand sebagai pemimpin dalam inovasi kesehatan masyarakat.