Perusahaan India Bikin Asisten AI yang Bisa Jalan di HP Jadul Seperti Nokia

Wait 5 sec.

Perdana Menteri India Narendra Modi foto bersama dengan pemimpin teknologi global saat AI Impact Summit di New Delhi, India, Kamis (19/2/2026). Foto: Biro Informasi Pers India/via REUTERSSebuah perusahaan India meluncurkan model kecerdasan buatan baru yang bisa berjalan di HP tanpa butuh koneksi internet. Ini adalah sebuah langkah yang dapat memperluas akses AI di wilayah terpencil di manapun di dunia.Sarvam AI, sebuah perusahaan yang berbasis di Bengaluru, India mengumumkan serangkaian model AI terbarunya selama India AI Impact Summit di sana. Mereka memperlihatkan asisten AI mereka dapat berjalan di ponsel jadul ala Nokia tanpa perlu koneksi internet.Sistem ini merupakan bagian dari apa yang disebut perusahaan sebagai Sarvam Edge – sebuah platform yang dirancang untuk beroperasi langsung pada ponsel pintar dan laptop, bukan bergantung pada pusat data jarak jauh. Sarvam mengatakan ini memungkinkan pengenalan suara, penerjemahan, dan fungsi teks-ke-suara bahkan di daerah dengan konektivitas lemah atau tanpa konektivitas sama sekali sebab di beberapa bagian India dan wilayah berkembang lainnya, jaringan internet dan seluler masih belum stabil.“Kami ingin melayani satu miliar warga India, dan model yang kecil dan efisien sangat penting untuk itu,” kata Aditya Dhawala, Product Manager Sarvam, Dilansir The Independent.Sarvam mendemonstrasikan asistennya yang berjalan pada panggilan telepon di ponsel jadul atau featured phone. Pengguna bisa berinteraksi dalam bahasa India tanpa koneksi internet aktif. Perusahaan tersebut mengatakan sedang bekerja sama dengan HMD, yang memiliki lisensi merek Nokia, dan produsen chip Qualcomm untuk mengoptimalkan kinerja pada prosesor seluler yang ada.Dalam sebuah unggahan blog perusahaan, Sarvam menggambarkan ini sebagai redefinisi tentang bagaimana AI hadir untuk semua dan mereka membayar layanan itu. (AI) harus berfungsi di mana saja. Tidak dipanggil dari server yang jauh, tidak dibatasi oleh konektivitas, tidak diukur berdasarkan kueri. Langsung ada, segera, dan lokal.- Sarvam -Menjalankan AI secara lokal bakal memangkas biaya cloud berulang dan memastikan privasi pengguna tetap terjaga. “Tidak ada biaya per kueri, tidak ada harga berdasarkan penggunaan, tidak ada kekhawatiran tentang skalabilitas seiring pertumbuhan basis pengguna Anda. Biaya inferensi sudah dibayar. Biaya tersebut tertanam di dalam perangkat,” demikian pernyataan dalam blog tersebut.Data tidak pernah meninggalkan perangkat pengguna. Tidak ada server yang mencatat permintaan, begitu juga tidak ada basis data yang menyimpan percakapan pengguna.Sarvam memiliki basis moddel bahasa yang kuat dengan kekuatan 30 miliar parameter dan sistem yang lebih besar dengan 105 miliar parameter. Parameter adalah nilai internal yang dipelajari model selama pelatihan. Semakin banyak parameter umumnya memungkinkan model untuk menangani tugas yang lebih kompleks, tetapi juga membutuhkan daya komputasi yang lebih besar.Sarvam mengatakan bahwa model-model baru tersebut dilatih di dalam negeri setelah mendapatkan akses ke sumber daya komputasi yang didukung pemerintah, alih-alih menyempurnakan sistem asing yang bersifat hak milik.