7 Koper Turis Thailand Raib saat Wisata di Bromo, 3 Pelaku Dibekuk

Wait 5 sec.

Ilustrasi Pencurian. Foto: ShutterstockTiga orang terduga pelaku pencuri 7 koper milik turis asal Thailand yang hilang saat berwisata di Gunung Bromo, Jawa Timur, ditangkap. Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing pada Sabtu (21/2).Polisi menangkap RH, warga Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo, di rumahnya tanpa perlawanan.Setelah itu, RH diinterogasi dan hasilnya mengarah ke pelaku lain. Polisi pun langsung menggerebek dan menangkap pelaku lain berinisial ED beserta istrinya di rumahnya di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo.Penangkapan ini dibenarkan oleh Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif."Betul, sudah kami amankan para pelaku yang mencuri tujuh koper milik wisatawan asing asal Thailand," kata Latif, Senin (23/2).Latif belum menerangkan secara detail seperti apa status para pelaku saat ini serta motif dan keterangan lainnya."Kami masih melakukan proses pemeriksaan dan pengembangan terlebih dahulu agar tim bisa mengungkap kasus ini secara tuntas," ucapnya.Sebelumnya, peristiwa hilangnya 7 koper turis asal Thailand itu terjadi saat kendaraan rombongan mereka yang mengantar ke Gunung Bromo tengah parkir di Pendopo Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (15/2).Sesampainya di area pendopo pemberhentian bus, sopir dan wisatawan turun sejenak. Sementara itu, koper mereka disimpan di dalam mobil dalam keadaan terkunci.Saat kembali ke mobil, pintu kendaraan yang sebelumnya terkunci terasa sulit untuk dibuka."Saat dibuka, kondisi di dalam sudah berantakan. Koper yang semula tersusun rapi sudah acak-acakan. Setelah dicek, tujuh koper hilang," kata salah seorang agen travel yang mengantar turis, Jhonni, Senin (16/2).Para turis itu awalnya sempat menuding pihak travel sebagai pelaku karena tidak ada kerusakan yang signifikan di kendaraan. Namun, tuduhan itu berubah setelah GPS salah satu koper terdeteksi."Titik terakhir terdeteksi di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo," ucapnya.Rombongan bersama pihak kepolisian langsung menuju lokasi GPS tersebut yang merujuk ke salah satu rumah warga.Akan tetapi, saat digeledah, tidak ditemukan koper para turis itu. Sinyal GPS dari koper tersebut juga hilang.Adapun barang berharga yang dilaporkan raib mulai dari satu tas merah milik Kanthuma Puk berisi make up, pakaian, serta dompet dengan uang tunai sebesar Rp3.251.046.Tas hitam-merah milik Chinnapat Jadcharoen. Di dalamnya terdapat kamera Ricoh GR IV senilai Rp 26.550.209, satu unit iPhone 13 Pro, pakaian, serta earphones.Lalu, backpack hitam milik Ananya Seeda berisi iPad Air 5, Redmi Note 15, serta pakaian. Dua tas, masing-masing warna kuning dan hitam milik Naowarat dan Sawatphiphatphon yang berisi pakaian turut hilang. Satu backpack hitam milik Chanidapa Pavichievac yang berisi pakaian juga hilang.