Salah Pesawat, Pesawat Air India Putar Balik Setelah Mengudara Hampir 8 Jam

Wait 5 sec.

Ilustrasi pesawat Air India. Foto: ShutterstockSebuah pesawat Air India mengalami insiden tak biasa setelah pesawat yang digunakan ternyata tidak memiliki izin operasional untuk masuk ke Kanada. Akibatnya, pesawat yang semula menuju Vancouver harus berputar balik ke titik keberangkatan di New Delhi setelah hampir delapan jam mengudara.Dilansir NDTV, insiden bermula setelah pesawat Air India dengan nomor penerbangan AI185 lepas landas dari New Delhi pada pukul 11.34 waktu setempat dan sempat melanjutkan perjalanan ke arah timur. Namun sekitar empat jam setelah mengudara, saat memasuki wilayah udara China di dekat Kunming, pihak maskapai menyadari adanya kesalahan pada jenis pesawat yang digunakan.Tidak Sesuai Izin OperasionalIlustrasi Pesawat Air India. Foto: Shutter StockPesawat yang digunakan dalam penerbangan tersebut adalah Boeing 777-200LR, sementara Air India hanya memiliki izin untuk mengoperasikan Boeing 777-300ER untuk rute menuju Kanada.Perbedaan izin ini disebabkan oleh regulasi penerbangan internasional yang dapat berbeda-beda, baik berdasarkan maskapai, jenis pesawat, hingga nomor registrasi pesawat.Setelah kesalahan tersebut diketahui, pesawat langsung diperintahkan kembali ke New Delhi. Total waktu penerbangan mencapai 7 jam 54 menit sebelum akhirnya mendarat dengan selamat di bandara asal.Penumpang Selamat, Maskapai Minta MaafIlustrasi radar pesawat terbang. Foto: mr. teerapon tiuekhom/ShutterstockDalam pernyataan resminya, Air India menyebut insiden ini sebagai “masalah operasional” dan menegaskan bahwa keputusan kembali diambil sesuai prosedur keselamatan.“Pesawat mendarat dengan selamat dan seluruh penumpang serta awak turun tanpa insiden. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” tulis pihak maskapai.Sebagai bentuk tanggung jawab, maskapai menyediakan bantuan bagi penumpang, termasuk akomodasi hotel serta pengaturan ulang penerbangan agar mereka dapat melanjutkan perjalanan secepatnya. Penerbangan pengganti dilaporkan telah diberangkatkan keesokan harinya dengan seluruh penumpang.Insiden ini juga diperkirakan menimbulkan kerugian signifikan. Pesawat Boeing 777 diketahui mengonsumsi sekitar 8 hingga 9 ton bahan bakar per jam, sehingga penerbangan hampir delapan jam tanpa mencapai tujuan tentu berdampak besar dari sisi biaya operasional.