Ilustrasi minyak mentah. Foto: Anan Kaewkhammul/ShutterstockHarga minyak dunia ditutup naik pada penutupan perdagangan Kamis (26/3). Ini dikarenakan investor berharap perang AS-Israel terhadap Iran segera berakhir.Dikutip dari Reuters pada Jumat (27/3), kontrak Brent berjangka naik USD 5,79 atau 5,7 persen menjadi USD 108,01 per barel. Sementara harga minyak mentah Texas Intermediate Barat AS berjangka naik USD 4,16, atau 4,6 persen menjadi USD 94,48 per barel.Utusan Khusus AS Steve Witkoff mengkonfirmasi AS sudah mengirimkan daftar 15 poin kepada Iran sebagai dasar untuk negosiasi guna mengakhiri perang. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan Iran sedang meninjau proposal AS, tetapi belum ada pembicaraan tentang mengakhiri perang.Namun, seorang pejabat senior Iran mengatakan proposal tersebut dibuat sepihak dan tidak adil.Saat ini, AS juga berencana mengirim ribuan pasukan lintas udara ke Teluk untuk memberi Trump opsi serangan darat. Sementara, Houthi mengatakan siap menyerang jalur Laut Merah yang penting sebagai bentuk solidaritas dengan Iran.Kepulan asap menutupi cakrawala kota setelah serangan Israel di Beirut, menyusul eskalasi antara Hizbullah dan Israel, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, Lebanon, 12 Maret 2026. Foto: REUTERS/Amr Abdallah DalshCPODikutip dari laman resmi Barchart, harga CPO untuk kontrak April mengalami kenaikan 0,27 persen. Dengan begitu, harga CPO berada di level MYR 4.516 per ton.Batu BaraSementara itu, harga batu bara berjangka Newcastle juga mengalami kenaikan. Berdasarkan data dari Barchart, harga batu bara untuk kontrak April naik 3,24 persen ke level USD 142 per ton.NikelHarga nikel juga mengalami kenaikan. Berdasarkan data dari London Metal Exchange, harga nikel menguat 2,32 persen ke level USD 17.344 per ton.TimahHarga timah juga menguat 1,31 persen. Berdasarkan data dari London Metal Exchange, saat ini harga timah ada pada level USD 44.818 per ton.