Kemenkes Catat Pemudik Banyak Alami Hipertensi hingga Sakit Kepala

Wait 5 sec.

Ilustrasi cek hipertensi di rumah sakit. Foto: ShutterstockKementerian Kesehatan mencatat tiga penyakit paling banyak dialami pemudik yakni hipertensi, cephalgia (sakit kepala), dan gastritis.Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Agus Jamaludin menyebut, ketiga penyakit tersebut mendominasi keluhan masyarakat di pos pelayanan kesehatan selama periode mudik.“Hipertensi, cephalgia, dan gastritis merupakan tiga jenis penyakit terbanyak yang ditemukan pada pemudik,” kata Agus dalam laporan harian pelayanan kesehatan Idul Fitri 1447 H/2026 M, Selasa (24/3).Berdasarkan data Kemenkes, hingga 23 Maret 2026, sebanyak 28.696 pemudik telah memanfaatkan layanan kesehatan di berbagai pos yang disiagakan di jalur mudik.Lebih lanjut, Agus mengungkapkan pihaknya juga menemukan ratusan pemudik dengan kondisi kesehatan yang berpotensi membahayakan perjalanan.“Sebanyak 252 pengemudi dinyatakan tidak laik berkendara, mayoritas karena hipertensi dengan tekanan darah di atas 170/110 mmHg,” ujarnya.Selain hipertensi, beberapa pengemudi juga terdeteksi memiliki kadar gula darah tinggi hingga terindikasi konsumsi alkohol atau napza.Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau agar pemudik dapat berhenti setiap 3 jam sekali untuk beristirahat.“Selain itu pesan kami juga, perjalanan ini masih panjang dari sini (GT Kalikangkung), setiap 3 jam kalau bisa berhenti (istirahat) di rest area agar tidak ngantuk dan capek,” kata Budi dalam prosesi flag off penerapan rekayasa lalu lintas one way nasional di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/3).Budi juga menyampaikan pengemudi yang alami keletihan dan mengantuk menjadi penyebab kecelakaan selama perjalanan.