Pjs Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping Vega Pita memberikan sambutan saat menghadiri Pertamina Goes to Campus di Graha ITS, Surabaya, Rabu (30/10/2024). Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparanPT Pertamina International Shipping (PIS) buka suara soal pemerintah Iran akhirnya memberikan lampu hijau bagi 2 kapal tanker yang masih terjebak di Teluk Arab bisa melewati Selat Hormuz.Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, mengatakan perusahaan menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) atas dukungan penuh dalam menangani situasi ini.Vega menjelaskan, dua kapal tanker tersebut yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro. Sebelumnya, terdapat dua kapal yang sudah lebih dulu lepas dari wilayah perang di Timur Tengah yakni kapal PIS Rinjani dan PIS Paragon."PIS bersama dengan Kemlu tengah membahas teknis agar kedua kapal yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman. Saat ini kedua kapal tersebut masih berada di Teluk Arab/Teluk Persia," ungkapnya saat dihubungi kumparan, Sabtu (28/3).Sejak isu blokade Selat Hormuz oleh Iran muncul, Vega mengatakan PIS telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak Kemlu yang secara aktif menjalin komunikasi diplomatik dengan otoritas terkait. Hingga saat ini, upaya diplomasi oleh Kemlu terus berjalan. Sejalan dengan hal tersebut, PIS tengah membahas persiapan teknis agar dua kapal tersebut bisa segera melewati Selat Hormuz dengan aman dan selamat."Prioritas perusahaan tetap pada keselamatan seluruh awak kapal, serta keamanan kapal dan muatannya. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar proses ini dapat terselesaikan dengan baik," tutup Vega.Sebelumnya, Jubir I Kemlu Yvonne Mewengkang mengatakan Kedubes Iran di Jakarta telah menyampaikan pertimbangan positif dari pemerintah Iran atas keamanan perlintasan kapal Pertamina di Selat Hormuz."Dapat kami sampaikan bahwa berdasarkan koordinasi Kemlu dan KBRI Teheran dengan pihak Pertamina, Kedubes Iran di Jakarta dan pihak-pihak Iran terkait di Teheran, Kedubes Iran telah sampaikan pertimbangan positif Pemerintah Iran atas keamanan perlintasan kapal milik Pertamina Group di Selat Hormuz," kata Yvonne dalam keterangannya.Pemandangan udara pantai Iran dan pulau Qeshm di Selat Hormuz, 10 Desember 2023. Foto: REUTERS/StringerYvonne mengatakan sebelum tanggapan positif pemerintah Iran ditindaklanjuti, Pertamina akan melakukan persiapan teknis sebelum bisa melintasi Selat Hormuz."Diperlukan kesiapan teknis oleh pihak Pertamina, termasuk perlindungan asuransi dan kesiapan kru kapal, sebelum ditindaklanjutinya tanggapan positif dari Pemerintah Iran tersebut," ujarnya.Yvonne menegaskan Kemlu dan KBRI Teheran akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar kapal Pertamina dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman.Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pihaknya telah mengizinkan kapal-kapal negara sahabat melintasi Selat Hormuz. Kapal China, Rusia, Pakistan, Irak, India, dan Bangladesh diberikan izin untuk melintasi Selat Hormuz.Araghchi mengatakan, Selat Hormuz tetap terbuka bagi negara-negara yang menjaga komunikasi dan koordinasi diplomatik dengan Iran.