Angelina Jolie memberikan keterangan pers saat mengunjungi kamp pengungsian di Goudebou, Burkina Faso. Foto: OLYMPIA DE MAISMONT / AFPAktris Hollywood, Angelina Jolie, baru-baru ini menerima surat dari seorang perempuan Gaza berusia 26 tahun. Ia kemudian membagikan isi surat tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada Senin (23/3).Surat itu ditulis oleh seorang perempuan yang kehilangan ayahnya akibat serangan Israel. Kini, dirinya tinggal bersama keluarga dan saudara kembarnya yang lumpuh di tenda pengungsian.Melalui surat tersebut, perempuan itu membagikan cerita tentang kehidupannya di Gaza. Ia mengatakan kalau saat ini, hidup lebih buruk daripada kematian.“Dalam perang ini, kita menemukan bahwa ada sesuatu yang lebih buruk daripada kematian… yaitu tetap hidup, tetapi tanpa jiwa, memikul beban penderitaan yang seberat ton-ton beton yang hancur di tempat kota-kota kita dulu berdiri,” tulis perempuan tersebut dalam suratnya.Gambaran kehidupan warga Gaza dalam suratPara perempuan Palestina yang mengungsi menggunakan jalan kering untuk mengangkut air ke tenda mereka, menyusul hujan deras di utara Deir el-Balah di Jalur Gaza tengah (24/11/2025). Foto: Bashar Taleb/AFPSaat pagi, warga Gaza bangun bukan karena suara burung berkicau, tapi kebisingan orang berteriak saat mengantre air. Tak hanya itu, untuk mendapatkan makanan pun mereka perlu mengantre di dapur umum atau tempat distribusi makanan. Perempuan itu mengatakan kalau jatah makanan hanya cukup untuk mencegah seorang anak dari kelaparan.“Ketika kami bergerak di antara jalanan dan rumah-rumah yang hancur, wajah dan pakaian kami tertutup debu abu-abu keputihan. Pada saat itu, seseorang menyadari kenyataan pahit yang sedang kami jalani. Kami tidak hanya berjalan di antara reruntuhan, kami berjalan di antara kenangan,” ujar perempuan tersebut.Di sana tidak ada listrik, gas dan bahan bakar untuk memasak pun langka. Memasak makanan, membuat kopi, atau sekadar memanaskan air untuk mandi jadi sulit untuk dilakukan. Selain itu, setiap hari warga Gaza harus bertempur dengan gas beracun yang mencekik paru-paru, kondisi ini diperparah dengan rumah sakit yang rusak dan kurangnya obat-obatan. Meski demikian, dalam situasi mencekam ini, mereka berusaha untuk tetap bahagia.“Terlepas dari semua ini, orang-orang di Gaza masih terus berjuang untuk mengembalikan cita rasa hidup dan kebahagiaan,” tulisnya.Surat dari perempuan tersebut sengaja dibagikan oleh Angelina Jolie agar publik dapat kembali mengingat kalau warga Palestina masih mengalami penderitaan. Ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian pemeran Maleficent tersebut terhadap isu kemanusiaan, dan hal itu telah melekat pada dirinya.