Banyak Wisatawan Kunjungi IKN Musim Lebaran, UMKM Raup Omzet Jutaan per Hari

Wait 5 sec.

Wisatawan berlibur ke IKN pada musim libur Lebaran. Dok: IKN. Momentum libur Lebaran 2026 menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengatakan arus kunjungan masyarakat yang datang untuk melihat langsung progres pembangunan tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga menguatkan aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM."Kami melihat bagaimana kunjungan masyarakat ke IKN telah mendorong peningkatan pendapatan masyarakat setempat,” ujar Troy dalam keterangan resmi, Sabtu (28/3).Ia mengatakan, sejumlah pelaku UMKM mengaku mengalami peningkatan omzet selama periode libur lebaran. Kevin, pedagang dari Rumah Makan Global yang berjualan makanan dan minuman di area glamping menyebut penjualannya meningkat seiring bertambahnya jumlah pengunjung.“Awalnya kami memulai dengan omzet sekitar Rp1 juta per hari. Namun, melihat tingginya antusiasme pengunjung, kami meningkatkan kualitas dan jumlah produk, sehingga omzet kini bisa melampaui Rp 1 juta per hari,” tuturnya.Hal serupa disampaikan Nita dari Café Sepaku Empat. Ia mengatakan penjualan meningkat signifikan pada hari-hari awal Lebaran.“Awalnya omzet sekitar Rp 1,8 juta per hari. Namun, selama Lebaran hari pertama hingga ketiga, omzet meningkat signifikan menjadi sekitar Rp 10 juta sampai Rp 15 juta per hari,” ujarnya.Nita mengaku mochi menjadi produk yang paling laris. “Meskipun proses pembuatannya cukup lama penjualannya sangat cepat, terutama diminati oleh anak-anak,” ujarnya.Wahyu, penjual dawet ayu Bang Brewok yang berjualan di area Plaza Seremoni juga mencatat peningkatan penjualan dagangannya.Outlet-outlet di IKN.“Omzet penjualan itu sekitar Rp 10 sampai Rp 12 juta per hari,” kata Wahyu.Akses menuju kawasan IKN menjadi faktor penting dalam peningkatan jumlah kunjungan. Pembukaan akses jalan selama periode libur dinilai berpengaruh terhadap tingginya arus pengunjung.Troy Pantouw mengatakan, Otorita IKN mengapresiasi pelaku usaha yang sudah membuka outlet di berbagai titik di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) di IKN serta kepada pelaku UMKM yaitu pedagang makanan dan minuman, merchandise yang berasal dari warga sekitar."Ini bukan sekedar berkah musim liburan namun juga menandai optimisme berusaha dan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara. Kami mengajak masyarakat untuk jangan ragu-ragu memulai usaha dan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara," ujar Troy.