Dokter Cianjur Meninggal Kena Campak, Kemenkes Kaji Pemberian Vaksin bagi Nakes

Wait 5 sec.

Ilustrasi - Vaksin Campak. Foto: Manoej Paateel/ShutterstockKementerian Kesehatan (Kemenkes) mengkaji langkah pemberian vaksin campak bagi tenaga media dan tenaga kesehatan sebagai upaya perlindungan di tengah risiko penularan, terutama di fasilitas layanan kesehatan.Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menyatakan bahwa rencana tersebut saat ini masih dalam tahap kajian, termasuk analisis terhadap efektivitas vaksin pada kelompok dewasa."Upaya perlindungan untuk kelompok rentan khususnya nakes, apakah ada vaksinasi, rencana vaksinasi? Ya, betul kita akan mengarah ke sana ya. Dan secara cepat kami juga siapkan analisis daripada uji uji vaksinnya, uji klinisnya terkait dengan program vaksin yang digunakan saat ini,” ujar Andi dalam konferensi pers, Senin (30/3/2026).Ia menjelaskan, hasil kajian tersebut akan menjadi dasar pengambilan kebijakan terkait kemungkinan pemberian vaksin campak bagi tenaga kesehatan.“Ya, semoga hasilnya bagus. Ini segera akan kita sampaikan bahwa nantinya jika memang hasilnya mengarah bahwa memungkinkan untuk dilakukan vaksinasi oleh vaksin program tersebut ke kelompok dewasa ya tentunya kita akan lakukan untuk petugas kesehatan,” katanya.Andi juga menjelaskan bahwa seseorang yang telah mendapatkan imunisasi campak dan rubella secara lengkap umumnya pada saat usia 18 bulan, sebenarnya sudah memiliki perlindungan yang optimal sejak dini. Namun, perlindungan tersebut bisa menurun atau dipengaruhi kondisi tertentu saat memasuki usia dewasa.Selain rencana vaksinasi, Kemenkes juga terus memperkuat langkah pencegahan lain, seperti pengawasan kasus dan perlindungan tenaga medis di lapangan, guna menekan risiko penularan campak di lingkungan pelayanan kesehatan.Sebagai informasi, pada Kamis (26/3) lalu, Andito Mohammad Wibisono, seorang dokter internship yang bertugas di RSUD Pagelaran, Cianjur meninggal dunia.Andito dinyatakan meninggal akibat campak dengan gangguan otak dan jantung. Sebelum meninggal, ia sempat mengalami penurunan kesadaran dan sejumlah gejala lain.