Lansia di Tambun Selatan Disiram Air Keras saat Berangkat Salat Subuh

Wait 5 sec.

CCTV penyiraman air keras di Perumahan Bumisani Permai, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026). Foto: Dok. IstimewaSeorang pria lansia, Tri Wibowo, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal di Perumahan Bumisani Permai, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Senin (30/3). Penyerangan itu dialami korban saat berangkat ke musala untuk salat Subuh.Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan warga, pelaku berjumlah dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor dan helm tertutup. Keduanya diduga sudah membuntuti korban sebelum akhirnya menyiramkan air keras ke tubuh korban dan melarikan diri.Dalam rekaman CCTV terlihat korban berjalan terhuyung. Ia seperti kepanasan dan mengelap tubuhnya.Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuriyanti membenarkan adanya kejadian tersebut. Penyidik telah mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.“Sudah kami monitor dan lakukan olah TKP bersama Satreskrim Polres Metro Bekasi. Mohon doanya agar kasus ini segera terungkap,” kata Wuriyanti.Luka Bakar 70%Korban penyiraman air keras di Perumahan Bumisani Permai, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026). Foto: Dok. IstimewaTri Wibowo saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Primaya karena luka bakar yang dialaminya. Seorang warga sekitar, Rahmat, mengatakan luka bakar pada tubuh korban diperkirakan mencapai 70%.“Dari foto yang beredar, luka bakarnya hampir seluruh tubuh, sekitar 70 persen. Di lokasi juga masih terasa bau asam dan panas dari cairannya,” ujar Rahmat, Senin (30/3).Rahmat juga sempat melihat pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor matic berwarna putih gading dengan helm full face hitam. Ia mengaku sempat curiga karena pelaku berkeliling di dalam kompleks perumahan sebelum kejadian.“Saya sempat lihat dua orang pakai helm full face hitam, motor matic warna putih gading. Mereka muter-muter di dalam kompleks,” katanya.Teror Air Keras Pernah TerjadiTeror air keras di Perumahan Bumisani Permai rupanya bukan kali pertama terjadi. Warga setempat, Jefi Samhadi, mengungkapkan bahwa sebelum teror air keras tersebut menyasar kendaraan warga.“Ini sudah yang kedua bahkan ketiga kali. Sebelumnya mobil Fortuner juga disiram di lokasi yang tidak jauh dari sini. Kali ini korbannya manusia, makanya kami langsung laporkan ke polisi,” ujar Jefi, Senin (30/3).Maka itu ia berharap pelaku segera ditangkap polisi. Sebab kejadian itu menimbulkan ketakutan, terutama saat warga beraktivitas pada malam hingga dini hari.“Kami resah, takut ada korban berikutnya. Mudah-mudahan pelaku cepat tertangkap,” tegasnyaSosok KorbanTerkait korban penyiraman air keras, Jefi menuturkan Tri Wibowo merupakan sosok pendiam. Ia juga dikenal tidak memiliki masalah dengan warga sekitar. Tri, lanjut Jefi, juga sudah pensiun dari pekerjaannya. Dia memiliki riwayat stroke sehingga aktivitasnya terbatas hanya beribadah dan beristirahat di rumah.“Korban orang baik, tidak banyak bicara, jarang keluar rumah selain salat. Kami juga bingung kenapa bisa jadi sasaran,” tambahnya.