Menhub Imbau Pemudik Manfaatkan WFH dan Diskon Tol untuk Urai Puncak Arus Balik

Wait 5 sec.

Sejumlah kendaraan pemudik melaju di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/3/2026). Foto: Makna Zaezar/ANTARA FOTOMenteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengimbau pemudik untuk memanfaatkan kebijakan work from home (WFH) serta diskon tarif tol pada 26-27 Maret 2026 guna mengurangi kepadatan pada puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah."Kami mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kebijakan work from home maupun diskon tarif tol yang diberlakukan pada tanggal 26 dan 27 sebesar 20%," ujar Dudy usai melakukan peninjauan arus balik mudik 2026 di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Rabu (25/3).Ia menambahkan, puncak arus balik masih berpotensi terjadi pada 28 dan 29 Maret. Karena itu, pemerintah mendorong masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal.Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, saat memberikan keterangan usai Konferensi Pers Pantauan Arus Balik Bersama Menko PMK, Kapolri, Jasa Marga dan Jasa Raharja, di Jasamarga Tollroad Command Center, Jatiasih, Bekasi, Rabu (25/3). Foto: Jeni Ritanti/kumparan"Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan ini sehingga kita bisa mengurangi kepadatan yang kita prediksi akan terjadi pada tanggal 28 maupun 29 Maret,” imbuhnya.Dudy juga menilai kebijakan fleksibilitas kerja dan insentif tarif tol cukup efektif dalam mengurai kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran."Ini kalau kita melihat seperti yang arus balik, itu kan semula kita memprediksi 285 menjadi 250, kemudian di arus penyeberangan juga ada penurunan, jadi saya melihat ada efektivitas," jelasnya.Menurutnya, upaya pengaturan waktu perjalanan penting untuk menjaga kenyamanan pemudik saat kembali ke kota asal."Makanya tadi juga kita mengimbau lagi, jadi kita terus mengimbau supaya saudar sekitar yang melakukan mudik balik, itu bisa memanfaatkan tersebut, ada diskon tarif tol, dan juga WFA," katanya.