Ilustrasi minyak mentah. Foto: Alexander Knyazhinsky/ShutterstockHarga minyak dunia ditutup naik pada pembukaan perdagangan Kamis (26/3). Hal ini karena investor tengah menilai prospek de-eskalasi di Timur Tengah dan Iran serta meninjau proposal Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri perang.Dikutip dari Reuters pada Kamis (26/3), kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik lebih dari USD 1 menjadi USD 91,42 per barel pada pembukaan. WTI melanjutkan kenaikan 93 sen atau 1 persen menjadi USD 91,25 per barel pada pukul 22.25 GMT. Sementara harga Brent pada penutupan perdagangan Rabu (25/3) naik 0,47 persen ke level USD 103,20 per barel.Kini, seorang pejabat senior Iran mengatakan mereka masih meninjau proposal AS untuk mengakhiri perang di Teluk meski tanggapan awalnya negatif.Sebelumnya, para pejabat Iran secara terbuka mencemooh prospek negosiasi apapun dengan pemerintahan Trump. Namun, langkah Iran yang belum memberi tanggapan resmi kepada Pakistan yang menyampaikan proposal dengan 15 poin atas nama AS dinilai bahwa setidaknya beberapa tokoh di Iran mungkin mempertimbangkan proposal tersebutPresiden AS Donald Trump juga mengatakan akan menyerang Iran lebih keras jika Iran tidak menerima bahwa negara itu telah dikalahkan secara militer.CPODikutip dari laman resmi Barchart, harga CPO untuk kontrak April mengalami penurunan 0,29 persen. Dengan begitu, harga CPO berada di level MYR 4.432 per ton.Batu BaraSementara itu, harga batu bara berjangka Newcastle juga mengalami penurunan. Berdasarkan data dari Barchart, harga batu bara untuk kontrak April turun 1,57 persen ke level USD 137,55 per ton.NikelHarga nikel juga mengalami penurunan. Berdasarkan data dari London Metal Exchange, harga nikel melemah 0,77 persen ke level USD 16.950 per ton.TimahHarga timah justru menguat hingga 0,67 persen. Berdasarkan data dari London Metal Exchange, saat ini harga timah ada pada level USD 44.238 per ton.