Libur Lebaran Usai, Ini Poin Penting Pesan KPAI Jelang Hari Pertama Sekolah

Wait 5 sec.

Wakil Ketua KPAI Jasra Putra. Foto: Instagram/ @jasraputraKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyampaikan sejumlah pesan penting menjelang hari pertama masuk sekolah setelah libur Lebaran usai. Ya Moms, beberapa keluarga mungkin baru akan kembali ke domisili masing-masing di akhir pekan ini.Wakil Ketua KPAI Jasra Putra mengingatkan para orang tua agar pengaturan jadwal dan rute kepulangan harus dikelola dengan baik, sehingga tidak melelahkan bagi anak-anak untuk kembali bersekolah setelah libur Lebaran."Masa liburan panjang akan segera berakhir, menandakan tibanya waktu bagi anak-anak untuk bersiap kembali ke bangku sekolah maupun pesantren. Bagi mereka yang menggunakan masa liburan hingga hari terakhir, persiapan matang untuk perjalanan arus balik sangatlah krusial," tutur Jasra, dikutip dari Antara.Menurut Jasra, hal ini penting karena faktor kelelahan setelah perjalanan panjang, tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga secara signifikan mempengaruhi kondisi psikologis dan mental anak saat dihadapkan kembali pada rutinitas belajar.Jasra mengatakan, keluarga yang menggunakan transportasi umum, seperti kereta api dan pesawat, cenderung memiliki risiko kemacetan yang lebih minim.Ingatkan Pihak Sekolah Agar Tidak Membebani Materi BeratIlustrasi anak berangkat sekolah sendiri. Foto: Shutter StockSelain itu, KPAI menilai anak-anak membutuhkan fase transisi dari suasana liburan menuju kesiapan kognitif untuk belajar. Sehingga, penting untuk adanya fase transisi belajar, dari suasana liburan menuju kesiapan kognitif untuk belajar."Kesadaran ini harus menjadi motivasi para pengajar, sebelum anak-anak benar-benar siap memasuki rutinitas sekolah," kata dia.Menurut Jasra, mudik bukanlah sekadar perpindahan fisik, melainkan ritual penguatan kohesi sosial dan akar identitas budaya."Anak-anak baru saja menyerap nilai-nilai tradisi, kekerabatan, dan kearifan lokal langsung dari sumbernya. Kekayaan pengalaman empiris ini sangat baik untuk digali menjadi potensi awal pembelajaran, idealnya diakomodasi oleh para guru sebagai bagian dari interaksi di kelas, sehingga anak merasa pengalaman sosialnya dihargai dan relevan dengan lingkungan sekolahnya," ungkap Jasra.Pihaknya pun berharap sekolah tidak langsung membebani siswa dengan intensitas materi yang berat."Prasyarat kondisi yang kondusif harus dibangun melalui konektivitas emosional. Seperti metode belajar reflektif dan metode bercerita mengenai pengalaman mudik di kampung halaman dapat menjadi instrumen transisi yang efektif, sehingga anak-anak bisa masuk kembali ke dunia belajarnya tanpa tekanan," tutup Jasra.Berdasarkan jadwal libur sekolah Lebaran 2026, pemerintah menetapkan satuan pendidikan PAUD, SD, SMP, hingga SMA/sederajat libur dua pekan sejak 16-27 Maret 2026. Para siswa dijadwalkan kembali masuk sekolah pada Senin (30/3). Gimana, sudah siap mendampingi si kecil di hari pertamanya nanti, Moms?