Toko Oleh-oleh Kebanjiran Cuan saat Libur Lebaran, Pengunjung Naik 3 Kali Lipat

Wait 5 sec.

Toko oleh-oleh Aneka Sari Rasa di Kota Bandar Lampung. Sejak Hari Raya Idulfitri yang jatuh pada Sabtu (21/3), toko tersebut nyaris tidak pernah sepi pengunjung dan area parkir pun selalu dipadati kendaraan. Foto: Dok. Bakom RIMomentum libur lebaran ternyata menjadi kesempatan baik bagi para pemudik atau pelancong untuk memboyong buah tangan khas dari daerah setempat. Sebagai dampaknya, toko oleh-oleh pun mengalami lonjakan pengunjung, bahkan hingga beberapa kali lipat dibanding hari-hari normal.Salah satunya dirasakan toko oleh-oleh Aneka Sari Rasa di Kota Bandar Lampung. Sejak Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada Sabtu (21/3), toko tersebut nyaris tidak pernah sepi pengunjung dan area parkir pun selalu dipadati kendaraan.Di dalam toko, pengunjung terlihat memborong buah tangan khas Lampung, seperti keripik pisang, kerupuk kemplang, hingga sambal khas Lampung.Supervisor Toko Aneka Sari Rasa, Arya Astawan, mengungkapkan bahwa tingkat kunjungan selama libur Lebaran tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, ia tidak merinci angka pasti kenaikan omzet maupun jumlah pengunjung."Yang memengaruhi peningkatan kunjungan ini karena banyak pemudik dari Jabodetabek yang datang ke Lampung," jelas Arya, seperti dikutip Kamis (26/3).Toko oleh-oleh Aneka Sari Rasa di Kota Bandar Lampung. Sejak Hari Raya Idulfitri yang jatuh pada Sabtu (21/3), toko tersebut nyaris tidak pernah sepi pengunjung dan area parkir pun selalu dipadati kendaraan. Foto: Dok. Bakom RIBahkan menurutnya, ada kemungkinan toko oleh-olehnya akan semakin ramai di sisa pekan ini. Pasalnya, berkaca dari situasi di tahun-tahun sebelumnya, pelancong asal Sumatra Selatan umumnya akan berbondong-bondong berkunjung ke Lampung menjelang akhir masa libur lebaran.Situasi serupa juga terjadi di pusat oleh-oleh Purnama Jati di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sejak H+1 Idul Fitri, toko ini seolah-olah tidak pernah sepi pengunjung dari pagi hingga malam. Para pengunjung umumnya memburu kudapan khas seperti prol tape serta kacang edamame.Amalia, salah satu pegawai Purnama Jati, mengakui bahwa tokonya mengalami kenaikan pengunjung secara signifikan setelah Hari Raya Idul Fitri dibanding hari-hari biasanya. Adapun menurutnya, mayoritas pengunjung merupakan pelancong yang berasal dari luar Jember yang penasaran dengan oleh-oleh khas wilayah tersebut."Kenaikannya cukup signifikan. Sebagai gambaran, jika kami biasanya menerima 30 pengunjung di hari biasa, mungkin di masa mudik dan libur lebaran kali ini kami bisa menerima hingga 100 pengunjung per hari,” tutur Amalia.Toko oleh-oleh Aneka Sari Rasa di Kota Bandar Lampung. Sejak Hari Raya Idulfitri yang jatuh pada Sabtu (21/3), toko tersebut nyaris tidak pernah sepi pengunjung dan area parkir pun selalu dipadati kendaraan. Foto: Dok. Bakom RIManfaatkan Momentum untuk Promosi Produk LokalSementara itu, para pengunjung mengaku sengaja memanfaatkan momentum pulang kampung dan libur Lebaran untuk memborong oleh-oleh. Alasannya pun beragam, mulai dari dibagikan kepada kerabat hingga memperkenalkan produk unggulan khas daerah.Salah satunya Vivi, pengunjung toko oleh-oleh Purnama Jati yang juga merupakan warga asli Jember. Pada periode pulang kampung kali ini, ia mengaku membeli beberapa bungkus kopi asal Jember untuk dibagikan kepada rekan-rekan kerjanya di Jakarta.Toko oleh-oleh Aneka Sari Rasa di Kota Bandar Lampung. Sejak Hari Raya Idulfitri yang jatuh pada Sabtu (21/3), toko tersebut nyaris tidak pernah sepi pengunjung dan area parkir pun selalu dipadati kendaraan. Foto: Dok. Bakom RI"Kopi jember ini memang enak, cuma tidak banyak orang tahu. Jadi saya manfaatkan masa-masa mudik ini untuk membeli kopi agar teman-teman saya mengenal kopi asal Jember," tuturnya.Di sisi lain, Ikey, pengunjung toko Aneka Sari Rasa di Lampung, mengatakan akan membagikan oleh-oleh tersebut kepada kerabat-kerabatnya di Subang, Jawa Barat."Jadi saya setiap tahun ke toko ini (Aneka Sari Rasa) karena isinya lengkap. Nanti sebagian oleh-olehnya akan saya bagi, sementara sebagian lainnya akan saya makan sendiri," ujarnya.