“Orang beriman itu senang dengan datangnya Ramadan dan bersedih dengan perginya.”Kalimat itu indah. Terlalu indah, bahkan. Ia terdengar dalam setiap ceramah saat Ramadan datang. Diulang, diperhalus, dibumbui kisah salaf: enam bulan menunggu Ramadan, enam bulan lagi khawatir amal tidak diterima. Seolah-olah, itulah gambaran umum manusia beriman.Tapi mari jujur.Begitu Ramadan berjalan setengah, apa yang terjadi?Orang mulai gelisah menunggu tanggal. Grup chat ramai dengan per...selengkapnya