Berbondong-bondong Gelombang Arus Balik Tiba di Jakarta

Wait 5 sec.

Sejumlah penumpang turun dari bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Selasa (24/3/2026). Foto: Salma Talita/ ANTARA FOTOGelombang arus balik mulai terlihat di ibu kota. Sejak pagi hingga malam hari, para pemudik berdatangan ke Jakarta melalui berbagai moda transportasi, mulai dari kereta api, bus antarkota, hingga kendaraan pribadi. Kepadatan penumpang tampak di sejumlah titik kedatangan, menandakan berakhirnya masa libur panjang dan dimulainya kembali aktivitas kerja.Lonjakan kedatangan ini diperkirakan akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Sementara itu, pihak terkait telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi kepadatan serta memastikan arus balik berjalan aman dan lancar.52.926 Pemudik Kereta Tiba di H+3 LebaranPemilir berjalan di peron kereta api setibanya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (24/3/2026). Foto: Darryl Ramadhan/ANTARA FOTOSuasana di sekitar lobi utama hingga kursi tunggu tampak dipadati penumpang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (24/3). Suasana makin riuh, sebab, banyak pula penumpang yang berdatangan lagi ke Jakarta lewat stasiun tersebut.Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan pada hari ini Stasiun Pasar Senen dan Gambir masih menjadi titik utama arus penumpang."Volume kedatangan tertinggi tercatat di Pasar Senen sebanyak 18.458 penumpang," ujarnya.Jumlah ini disusul oleh Stasiun Gambir dan juga Bekasi."Sedangkan Gambir tercatat 16.610 penumpang, Bekasi 7.708 penumpang," imbuhnya.Franoto mengungkapkan, volume kedatangan penumpang pada arus balik di wilayah Daop 1 Jakarta saat ini mulai menunjukkan peningkatan signifikan."Pada tanggal 24 Maret 2026, tercatat sebanyak 52.926 penumpang tiba," katanya.Suasana Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (24/3/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparanJumlah tersebut, kata Franoto, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah keberangkatan. "Lebih tinggi dibandingkan jumlah keberangkatan sebanyak 41.755 penumpang," imbuhnya.Franoto memperkirakan, puncak arus balik akan terus terjadi selama beberapa hari mendatang.“Kami melihat tren arus balik sudah mulai terjadi dengan jumlah kedatangan yang lebih tinggi dibanding keberangkatan. Puncak arus balik diperkirakan akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan,” ucapnya.2.933 Pemudik di Terminal Kampung RambutanArea tunggu keberangkatan Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (24/3/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparanDi Terminal Kampung Rambutan, berdasarkan data per Senin (23/3) terdapat 2.251 penumpang yang telah kembali ke Jakarta, berbeda dengan hari sebelumnya yang hanya sekitar 645 penumpang datang.Bahkan per hari ini, Selasa (24/3) siang, jumlah penumpang arus balik ke Jakarta berada di angka hampir 3 ribu penumpang."Penumpang tiba tadi pukul 11.00 WIB itu sudah mencapai 2.933 penumpang," ungkap Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain.Revi juga mengungkapkan asal penumpang yang tiba itu didominasi dari dua provinsi di Jawa. "Dengan asal tujuan kebanyakan masih banyak dari Jawa Timur dan Jawa Barat," tuturnya.Dengan ramainya penumpang tiba di Terminal Kampung Rambutan, Revi memprediksi puncak arus balik lebaran akan jatuh pada Rabu (25/3). Utamanya jam sibuk terjadi saat pagi hari."Puncak pertama itu pada tanggal 25 Maret itu mulai dari dini hari hingga pagi hari," ujar Revi.Revi juga memprediksi jumlah penumpang yang akan tiba di Jakarta besok. Katanya bisa hampir dua kali lipat dari hari ini."Diperkirakan penumpang besok bisa mencapai 4.000 atau 5.000 penumpang," ucapnya.Prediksi Arus Balik Kendaraan PribadiFoto udara sejumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Selasa (24/3/2026). Foto: Fauzan/ANTARA FOTOMenteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memprediksi puncak arus balik Lebaran terjadi pada Selasa (24/3). Sebanyak 285 ribu kendaraan diperkirakan bergerak menuju arah Jakarta dan sekitarnya.Hal tersebut disampaikan Dudy usai menghadiri seremoni flag off pembukaan rekayasa lalu lintas one way nasional di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah. Skema satu arah ini resmi diberlakukan mulai dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 Tol Jakarta–Cikampek."Dapat kami sampaikan bahwa perkiraan sebagaimana tadi disampaikan Pak Kapolri, hari ini kemungkinan arus balik akan terjadi dengan jumlah kendaraan diperkirakan sebanyak 285 ribu," ujar Dudy di lokasi, Selasa (24/3).Menhub menjelaskan, jumlah kendaraan pada arus balik kali ini diprediksi lebih tinggi dibandingkan saat arus mudik pada 18 Maret lalu yang mencapai 270 ribu kendaraan.Belum ada angka pasti berapa kendaraan yang melintas menuju Jakarta di puncak arus balik tersebut.One WayKakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho saat meninjau situasi lalin di Gerbang Tol Banyumanik, Selasa (24/3). Foto: Rayyan/KumparanKorlantas Polri memperpanjang skema rekayasa lalu lintas one way nasional arus balik di Tol Trans Jawa. Titik dimulainya one way yang semula berada di Gerbang Tol Kalikangkung kini ditarik mundur hingga KM 459 Ruas Salatiga.Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menjelaskan langkah ini diambil menyusul tingginya volume kendaraan yang melintasi Jawa Tengah menuju arah Jakarta pada puncak arus balik, Selasa (24/3)."Ada perpanjangan penambahan one way arus balik dari kilometer 459 sampai kilometer 414 Kalikangkung," ujar Agus saat meninjau situasi di Gerbang Tol Banyumanik, Jawa Tengah.Agus menyebut kondisi lalu lintas saat ini terpantau cukup padat sesuai dengan prediksi kepolisian. Sebelum diberlakukan one way nasional, Polda Jateng juga sempat menerapkan one way lokal untuk mengurai kepadatan di wilayah Semarang Raya dan sekitarnya.78.343 Kendaraan Melintas ke Jakarta via Jalur PanturaArus balik lebaran 2026 terlihat sejumlah kendaraan motor dan mobil memadati jalur Pantura arah Jakarta di Simpang Pemuda Cirebon. (24/3/2026) Foto: Panji Asmara/kumparanKepala Dishub Kota Cirebon, Andi Armawan, memaparkan bahwa berdasarkan hasil penghitungan statis di lapangan, kepadatan kendaraan arus balik sudah terlihat.‎‎“Berdasarkan hasil pemantauan kami sejak pukul 00.00 hingga 20.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas ke arah Jakarta di jalur ini sudah mencapai 78.343 unit. Jika dirata-ratakan, ada sekitar 3.264 kendaraan yang melintas setiap jamnya,” ujar Andi. Selasa (24/3) malam.‎‎Andi menjelaskan bahwa potret arus balik di wilayahnya masih didominasi oleh pemudik sepeda motor. ‎‎Dari total puluhan ribu kendaraan tersebut, angka keterlibatan roda dua mencapai lebih dari 80 persen.‎‎“Kondisi ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke kota asal setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri. Dari total kendaraan tersebut, sepeda motor sangat mendominasi arus lalu lintas dengan jumlah mencapai 68.364 unit,” jelasnya.‎‎Ia merinci bahwa sisa volume jalan diisi oleh campuran moda transportasi lain. ‎‎“Kendaraan lainnya terdiri dari mobil penumpang, kendaraan barang, serta angkutan umum yang turut melintas secara bersamaan di jalur tersebut,” tambahnya.