August Ingin Restoran di Jakarta Makin Dikenal Dunia

Wait 5 sec.

Restoran August asal Jakarta masuk 50 daftar Restoran Terbaik di Asia 2026 yang digelar di Kerry Hotel, Hong Kong, Rabu (25/3) Foto: Ela Nurlaela/kumparanNama August sepertinya sudah tak asing di telinga para pencinta kuliner. Restoran fine dining yang berlokasi di kawasan SCBD ini bukan hanya dikenal karena sajian makanannya, tapi juga konsistensinya menembus daftar restoran terbaik di Asia. Tahun ini, August kembali menunjukkan eksistensinya di panggung kuliner Asia. Restoran yang sudah beroperasi sejak 2021 itu berhasil masuk lagi dalam daftar Asia’s 50 Best Restaurants, dan kini mereka menempati posisi ke-42, naik dari peringkat 49 di tahun sebelumnya. Tak hanya itu, restoran ini juga dinobatkan sebagai The Best Restaurant in Indonesia 2026. Pencapaian ini semakin lengkap, dengan penghargaan yang diraih oleh Ardika Dwitama, yang terpilih sebagai Pastry Chef Terbaik di Asia 2026.Bagi Chef Owner August, Hans Christian, penghargaan ini bukan sekadar soal prestasi. Lebih dari itu, ini adalah bentuk apresiasi atas kerja keras tim yang selama ini berada di balik layar.Restoran August asal Jakarta masuk 50 daftar Restoran Terbaik di Asia 2026 yang digelar di Kerry Hotel, Hong Kong, Rabu (25/3) Foto: Ela Nurlaela/kumparan“(Makna penghargaan ini) menghargai kerja keras dari tim. Tapi di luar August, yang lebih penting semoga makin banyak orang datang ke Jakarta untuk explore kota ini secara keseluruhan,” ujar Chef Hans saat ditemui kumparanFOOD di sela-sela acara Asia’s 50 Best Restaurants 2026 di Kerry Hotel, Hong Kong, Rabu (25/3).Senada dengan Hans, Co-Founder & Managing Partner August, Budi Cahyadi juga menilai pencapaian ini bukan hanya milik tim, tetapi juga untuk Jakarta, kota tempat August bertumbuh.“Senang banget, ini untuk tim yang sudah kerja keras, penuh dedikasi, dan komitmen. Dan khususnya buat Jakarta, supaya semakin dikenal di dunia Internasional, terutama untuk restoran dan dining scene di Asia,” ujar Budi.Di balik pencapaian tersebut, konsistensi menjadi hal yang terus dijaga oleh tim August. Bagi Hans, menjaga kualitas bukan sesuatu yang dilakukan sesekali, melainkan sudah menjadi rutinitas harian dalam kondisi apa pun.“Konsistensi, disiplin, dan ketekunan yang sama setiap hari. Mau ada kritik atau tidak, mau tamu baru atau yang sudah sering datang, kita harus selalu memberikan kualitas yang sama,” jelasnya.Meski konsisten, bukan berarti August berhenti berinovasi. Justru sebaliknya, restoran ini rutin mengganti menu setiap 5-6 bulan.“Kita nggak pernah ngulang menu yang sama kita coba kreatif terus sama tim. Kita dedikasikan waktu yang lebih untuk bikin menu yang selalu baru, inovatif, dan terus tetap menonjolkan sisi Indonesianya,” sambung Pastry Chef August, Ardika Dwitama.Meski telah meraih berbagai pencapaian, August tidak ingin cepat berpuas diri. Ke depannya, mereka menargetkan untuk terus menjaga standar yang telah dibangun, sambil konsisten meningkatkannya.“Walaupun sudah jalan empat tahun, kita selalu diskusi, setiap tahun, setiap bulan apa yang bisa di-improve. Yang penting, kita tidak pernah berhenti belajar,” jelas Hans.Tim August juga berbagi pesan untuk para chef muda yang tengah merintis karier. Menurut mereka, perjalanan di dunia kuliner bukan sesuatu yang instan.“Tekuni saja terus. Mau di Indonesia atau di luar negeri, tetap tekun. Karena pada akhirnya akan ada kesempatan untuk berkontribusi, entah untuk Indonesia, Jakarta, atau hometown masing-masing,” ujar Hans.Ardika menambahkan, perjalanan ini adalah proses panjang yang perlu dijalani dengan sabar. “Jangan menyerah di tengah jalan. Bisa 10 atau 20 tahun, yang penting dijalani dengan senang, kerja keras, dan saat kesempatan datang, harus dimaksimalkan,” tutupnya.