Cathay Pacific Kembali Tangguhkan Penerbangan ke Dubai dan Riyadh hingga 31 Mei

Wait 5 sec.

Ilustrasi Cathay Pacific Airways. Foto: Anthony Wallace/AFPMaskapai penerbangan asal Hong Kong, Cathay Pacific, resmi memperpanjang penghentian sementara penerbangan ke kawasan Timur Tengah. Keputusan ini diambil seiring meningkatnya ketegangan akibat konflik yang masih berlangsung di wilayah tersebut.Dilansir Channel News Asia, Cathay Pacific mengkonfirmasi bahwa seluruh penerbangan dari dan menuju Dubai, serta Riyadh dibatalkan hingga 31 Mei 2026."Pembatalan ini dilakukan dengan mempertimbangkan situasi yang masih berlangsung di Timur Tengah," tulis pihak Cathay dalam keterangannya.Maskapai tersebut juga memastikan bahwa penumpang yang terdampak telah diberi pemberitahuan terkait perubahan jadwal."Kami terus memantau situasi secara ketat dan akan tetap bersikap fleksibel dalam mengambil langkah ke depan," lanjutnya.Ilustrasi Cathay Pacific Airways. Foto: Anthony Wallace/AFPSebagai bentuk kompensasi, Cathay Pacific memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk melakukan perubahan jadwal tanpa dikenakan biaya tambahan. Penumpang dapat mengajukan penjadwalan ulang, pengalihan rute, maupun refund tanpa biaya.Sebelumnya, Cathay Pacific telah lebih dulu menghentikan seluruh penerbangan ke Dubai dan Riyadh pada Maret dan April, menyusul pecahnya konflik di Timur Tengah yang dipicu oleh serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada akhir Februari.Di sisi lain, maskapai ini justru meningkatkan kapasitas penerbangan ke Eropa. Cathay Pacific mengumumkan penambahan frekuensi penerbangan antara Hong Kong dengan Paris dan Zurich guna mengakomodasi lonjakan permintaan."Kami melihat adanya peningkatan permintaan perjalanan ke Eropa," ungkap pihak maskapai.Selain itu, rute menuju London juga diperluas bulan ini. Cathay mencatat adanya kenaikan minat dari berbagai wilayah, terutama dari penumpang yang mencari alternatif perjalanan tanpa transit di kawasan Timur Tengah.Sementara itu, dampak konflik juga terasa pada biaya operasional maskapai. Cathay Pacific diketahui menaikkan fuel surcharge untuk sebagian besar rutenya, seiring lonjakan harga minyak global akibat ketegangan geopolitik yang terus berlanjut.