Pria Bawa Senjata Bobol Rumah Warga di Cianjur, Polisi Usut

Wait 5 sec.

Ilustrasi penembakan. Foto: Shutter StockAksi perampokan bersenjata api terjadi di Perumahan Pataruman Regency, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.Aksi perampokan yang terjadi sempat terekam kamera ponsel milik warga setempat. Dalam video berdurasi 20 detik yang viral di sejumlah media sosial memperlihatkan dua orang terduga pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan menenteng yang diduga senjata api.Ketua RW 11, Kelurahan Sayang, Juwen Juwendi, mengatakan aksi perampokan itu berawal saat kedua terduga pelaku mendatangi rumah korban.Kedua terduga pelaku, kata Juwen, sempat mengaku sebagai anggota dari Markas Besar (Mabes) TNI yang tengah mencari kendaraan milik komandannya yang digelapkan oleh korban."Mereka (Kedua pelaku), sempat meminta izin kepada ketua RT agar disaksikan saat mendobrak rumah korban. Dengan alasan, pemilik rumah tersebut dituding sudah menggelapkan kendaraan milik komandan mereka," kata Juwen, dikutip Jumat (27/3).Namun, lanjut Juwen, kecurigaan muncul setelah pihak RT menanyakan surat tugas serta identitas keanggotaan dari keduanya."Mereka tidak dapat memperlihatkan, dan hanya menyampaikan jika mereka merupakan anggota dari Mabes TNI. Kita pun tidak dapat berbuat banyak, karena mereka menenteng senjata api," jelasnya.Juwen mengungkapkan, peristiwa yang sempat menghebohkan warga sekitar itu terjadi, Senin (16/3) lalu."Sejumlah petugas Kepolisian dari Polsek Cianjur Kota dan Polres Cianjur telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Saat ini rumah milik korban juga telah dipasangi garis polisi oleh petugas," katanya.Ketua RW 11 Kelurahan Sayang, Cianjur, Juwen Juwendi. Foto: Dok. kumparanSementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kota Cianjur Ipda Radhika mengatakan, pihaknya saat ini tengah melengkapi laporan dugaan aksi perampokan tersebut.Selain itu, lanjut Radhika, kasusnya masih dalam penyelidikan dan pengembangan kepolisian."Bentar ya, lagi dilengkapi dulu laporannya. Jika sudah lengkap petunjuk pimpinan akan kita rilis sekaligus dengan pihak dari TNI," kata Radhika.Satu Pelaku Ditangkap, Bukan TNISatu dari dua orang pelaku yang mengaku-ngaku sebagai anggota TNI diringkus polisi. Kepala Staf Kodim 0608/Cianjur, Mayor (Cba) Ujang Rohmat mengungkapkan, kedua pelaku perampokan bersenjata api yang video aksinya sempat viral dipastikan bukan anggota TNI, melainkan warga sipil."Terkait rekaman video viral yang menyebutkan dua anggota TNI masuk ke rumah warga tanpa izin, itu merupakan berita bohong, pelaku warga sipil, dan perbuatan yang mereka lakukan tak ada kaitan dengan institusi TNI," kata Ujang, kepada wartawan, Jumat (27/3).Ujang mengungkapkan, satu dari dua orang pelaku berhasil diringkus jajaran Polres Cianjur, sementara satu orang pelaku lainnya masih dalam pengejaran."Untuk senjata api yang para pelaku bawa juga merupakan senjata jenis airsoftgun, bukan senjata api seperti yang disebutkan dalam rekaman video viral," jelasnya.Ujang menambahkan, peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan persoalan gadai kendaraan."Tapi masih dilakukan pemeriksaan oleh rekan di kepolisian. Ditegaskan, keduanya bukan anggota TNI," ucapnya.