Kakorlantas Irjen Pol Suryo Nugroho di Km 29 tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Utara, Jumat (20/3). Foto: Rayyan/KumparanKorlantas Polri memprediksi akan terjadi puncak arus balik kedua pada 28–29 Maret 2026. Sejumlah skenario rekayasa lalu lintas, termasuk one way, telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan pihaknya masih memantau pergerakan arus balik yang belum sepenuhnya selesai.“Dimungkinkan nanti pada tanggal 29 itu ada puncak arus balik kedua. Ini kita sudah siap,” kata Agus di Simpang Lima, Semarang, Kamis (26/3) dini hari.“One way sepenggal maupun one way nasional itu tentunya kami sudah mempersiapkan emergency plan,” tambahnya.Menurut Agus, penerapan one way akan dilakukan secara situasional, bergantung pada parameter jumlah kendaraan di gerbang tol.“Jadi, kalau memang nanti parameter di Gerbang Tol Kalikangkung itu sudah hampir 4.000, kami juga mungkin akan melakukan one way,” jelasnya.Namun, jika volume kendaraan masih di bawah ambang batas, rekayasa lalu lintas lain seperti contra flow akan tetap dioptimalkan.“Tetapi kalau masih di bawah 3.800 atau 2.500, kita masih bisa menggunakan jalur arah Jakarta dan arah ke Trans Jawa,” tutupnya.