Berita Populer: Peluang Adopsi NEV di Tengah Krisis Minyak; New Wuling Air ev

Wait 5 sec.

Tampilan Toyota Mirai saat dipamerkan pada kumparan New Energy Vehicle Summit 2025 di MGP Space, SCBD Park, Jakarta, Selasa (6/5/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparanAncaman krisis minyak dunia membuka peluang percepatan adopsi NEV atau New Energy Vehicle menjadi salah satu berita populer kumparanOTO, Minggu (29/3).Kemudian ada mobil listrik Wuling Hongguang Mini EV saudara dari Air ev yang punya tampilan baru, serta mobil listrik China yang mulai diminati di Amerika Serikat namun terhalang regulasi.Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.Potensi Krisis Minyak Dunia, Jadi Momentum Percepatan Adopsi NEV?Ancaman melonjaknya harga bahan bakar akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah dinilai menjadi momentum tepat transisi adopsi kendaraan energi terbarukan (NEV) di Indonesia. Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, melihat peluang ini sebagai penguatan kemandirian energi, meski proses transisi harus dilakukan bertahap dan tidak tergesa-gesa mengingat pasar mobil Indonesia yang peka terhadap harga.Saudara Wuling Air ev Tampil Baru, Dijual Mulai Rp 90 JutaanPabrikan Wuling telah resmi meluncurkan Hongguang Mini EV 2026 di pasar domestik China, menawarkan mobil listrik mungil dengan empat varian yang dibanderol mulai dari Rp 98 jutaan. Model terbaru ini mempertahankan konfigurasi empat pintu dan empat penumpang, namun mendapat pembaruan signifikan pada desain eksterior “sweet square”, interior, dan sistem hiburan di dalam kabin.Mobil Listrik China Diminati di AS, Tapi Terhalang RegulasiMinat warga Amerika Serikat terhadap mobil listrik terjangkau dari China terus meningkat, dengan banyak calon konsumen tertarik pada model dari pabrikan seperti BYD, Geely, dan Zeekr berkat desain kompak, interior mewah, dan harga yang kompetitif. Editor senior Edmunds, Clint Simone, mengakui bahwa teknologi yang ditawarkan dengan harga tersebut sangat mengejutkan dan menarik perhatian.