Arus Balik, Menteri PU Pastikan Infrastruktur Jalan Tol Dalam Kondisi Baik

Wait 5 sec.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang pada Sabtu (28/03). Foto: Dok. Jasa MargaMenteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memastikan arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 H terkendali. Ia menyebut kondisi infrastruktur jalan tol dalam kondisi baik.“Kami memastikan jalan tol siap digunakan, khususnya dari sisi kualitas," kata Dody di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang pada Sabtu (28/3).Lebih lanjut, Dody juga menyoroti curah hujan deras dan ditemukannya angkutan barang yang masih melintas meski sudah dilarang. Hal ini, kata dia, bisa memicu kerusakan jalan."Namun, curah hujan yang tinggi, volume lalu lintas yang meningkat, serta masih ditemukannya kendaraan angkutan barang yang melintas saat masa pembatasan, berpotensi menyebabkan kerusakan seperti lubang," ujarnya.Foto udara antrean kendaraan yang didominasi pemilir memasuki Gerbang Tol Banyumanik menuju arah Jakarta di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (28/3/2026). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO"Apabila ditemukan kondisi tersebut, kami instruksikan agar segera dilakukan perbaikan maksimal dalam waktu 1x24 jam sehingga tidak mengganggu kelancaran arus balik," tambahnya.Di lokasi yang sama, Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa kondisi arus balik saat ini terpantau ramai lancar. Setelah periode puncak arus 24 Maret 2026 berhasil diantisipasi, peningkatan arus yang terjadi pada 28-29 Maret 2026 juga dapat dikelola dengan lebih baik dengan pihak terkait."Kami memastikan seluruh ruas Jasa Marga Group siap melayani masyarakat selama periode arus mudik maupun balik Lebaran 2026, khususnya saat ini bagi pengguna jalan yang akan kembali ke Jakarta. Dengan dukungan layanan dan infrastruktur yang optimal, kami berupaya menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, lancar dan berkeselamatan selama di jalan tol," ujarnya.Rivan melanjutkan, hingga Jumat (27/3), tercatat sebanyak 2,5 juta kendaraan telah menuju wilayah Jakarta atau sekitar 75% dari proyeksi lalu lintas yang kembali ke Jabotabek sebesar 3,39 juta pada periode 11-31 Maret 2026. Hal ini, kata dia, menunjukkan bahwa sekitar 25% pengguna jalan masih akan melakukan perjalanan arus balik pada 28–29 Maret 2026."Evaluasi dan penataan rest area terus kami lakukan, baik dari sisi pengaturan arus maupun kapasitas. Pengguna jalan juga dapat mengoptimalkan rest area alternatif di sekitar akses keluar tol di sepanjang Jalan Tol Trans Jawa, mulai dari Jalan Tol Semarang–Solo KM 444 hingga Jalan Tol Jakarta–Cikampek KM 72, sehingga tetap memiliki pilihan apabila rest area utama di jalan tol mengalami kepadatan," jelasnya.