Ilustrasi penusukan. Foto: Shutter StockPolisi mengungkap ciri-ciri pelaku penusukan WN Belanda Rene Pouw. Kasus ini terjadi di teras Villa Amira nomor 1, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Senin (23/3) malam. Pouw dinyatakan tewas di rumah sakit karena kehabisan darah.Pejabat Sementara (PS) Kasubsipenmas Polres Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, mengungkapkan pelaku berjumlah dua orang. Mereka berboncengan sepeda motor matic."Dugaan awal dua orang pelaku yang sempat dilihat oleh saksi dengan ciri-ciri satu pelaku menggunakan jaket ojol berwarna hitam hijau," kata Ayu dalam keterangannya.Jaket ojol dipakai oleh pelaku yang mengendarai motor. Dia juga mengenakan masker biru dan helm hitam."Satu pelaku lain menggunakan baju berwarna oranye," ucap Ayu.Pelaku lain ialah yang dibonceng. Ia tidak mengenakan helm maupun masker.Korban tewas ditusuk menggunakan pisau. Seorang warga sempat melihat pelaku kabur dengan membawa pisau.Diserang Usai Pergi Jalan-Jalan dengan PacarPenusukan terjadi saat Pouw pulang jalan-jalan bersama pacarnya, PI. Pouw tinggal di vila nomor 3, namun saat tiba di vila nomor 1 ia melihat dua pelaku yang tidak dikenal menuju ke arahnya. Ia lalu meminta PI untuk untuk masuk ke vilanya dan mengunci pintu.Pouw lalu ditusuk. Ia mengalami luka di sekujur tubuhnya.Pelaku sempat mendatangi vila nomor 3 tempat Pouw tinggal untuk mencari PI. Namun upaya itu gagal karena PI ternyata sembunyi di vila nomor 4 yang kondisinya gelap.Usai para pelaku kabur, PI mendatangi Pouw. Ia meminta pertolongan warga dan pemilik vila untuk membawa kekasihnya itu ke rumah sakit, namun nyawa korban tidak tertolong."Dari kejadian tersebut tidak ditemukan adanya barang yang hilang, namun menyebabkan korban meninggal dunia, akibat kehabisan darah karena luka robek terbuka yang cukup parah pada tubuh korban, sehingga saat tiba di RS BIMC korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 23.29 WITA," tutur Ayu.Kasus ini masih diselidiki polisi. Saksi maupun bukti dikumpulkan untuk mengungkap para pelaku.