Houthi Yaman Tembakkan Rudal ke Israel, Resmi Ikut Perang Bantu Iran

Wait 5 sec.

Jubir Houthi Yaman, Brigjen Yahya Saree Qasim Foto: Mohammed Huwais/AFPKelompok pemberontak Houthi di Yaman mengumumkan serangan rudal kedua mereka ke wilayah Israel pada Sabtu (28/3). Langkah ini menandai keterlibatan mereka untuk mendukung Iran dalam konflik Timur Tengah. Juru bicara Houthi, Yahya Saree, menyatakan keterlibatan pihaknya dalam operasi militer berskala lebih luas di Israel. “Kelompok ini menembakkan rentetan rudal dan drone yang menargetkan beberapa situs vital dan militer di Israel, yang bersamaan dengan operasi militer yang dilakukan oleh Iran dan Hezbollah di Lebanon," ujar Saree, dilansir AFP, Minggu (29/3). Adapun kelompok Houthi juga telah mengeklaim serangan pertama mereka ke Israel sejak awal perang Timur Tengah. “Kami telah meluncurkan rudal ke situs-situs militer Israel,” ujar Houthi dalam pernyataan yang diposting di X. Petugas penyelamat dan aparat keamanan Israel memeriksa lokasi yang terdampak proyektil di Kfar Qassem, Kamis (26/3/2026), setelah serangan rudal yang diluncurkan dari Iran menghantam wilayah tersebut. Foto: Rami Amichay/REUTERSMiliter Israel menyatakan telah mendeteksi serangan dari Yaman dan berupaya untuk mencegatnya. Serangan ini terjadi beberapa jam sebelum klaim resmi Houthi.Sebelumnya, Houthi juga memberikan peringatan bahwa mereka akan ikut dalam perang jika serangan terhadap Iran oleh Amerika Serikat dan Israel terus berlanjut.Mereka juga akan bertindak jika negara lain ikut berperang atau jika Laut Merah digunakan untuk operasi permusuhan. "Kami menegaskan bahwa jari-jari kami ada di pemicu untuk intervensi militer langsung,” ujarnya.Kelompok Houthi pernah menyerang kapal-kapal di Laut Merah sebagai respons atas konflik regional. Namun, hingga perang sebulan terakhir ini, mereka belum terlibat langsung dalam konflik yang melibatkan Israel dan Gaza.Langkah Houthi menunjukkan perang Timur Tengah semakin meluas dengan keterlibatan negara-negara dan kelompok bersenjata tambahan.