Lantunan Azan dan Upaya Polisi Cari Korban Tenggelam Sungai Krueng Kila, Aceh

Wait 5 sec.

Momen personel Polres Nagan Raya melantunkan azan di pinggir sungai Krueng Kila, Kabupaten Nagan Raya, Aceh saat proses pencarian korban tenggelam. Minggu (26/4/2026). Foto: Dok. IstimewaSudah seharian lamanya, personel Polres Nagan Raya dan warga setempat mencari korban tenggelam di Sungai Krueng Kila, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Namun, korban yang hilang sejak Sabtu (25/4) malam itu tak kunjung ditemukan. Sebagai ikhtiar, seorang personel, Bripda Nazaruddin, maju ke depan. Di pinggir sungai, ia melantunkan azan. Alam seolah menjawabnya, tak lama jenazah ditemukan pada Minggu (26/4) siang itu juga. “Tak lama setelah kumandang azan, korban yang sempat terseret arus akhirnya ditemukan sekitar 700 meter dari titik azan dikumandangkan,” kata Kasi Humas Polres Nagan Raya, Ipda Fardianto, kepada kumparan, Kamis (30/4/2026).Fardianto menjelaskan, sebelum korban ditemukan, tim gabungan telah melakukan pencarian intensif namun belum membuahkan hasil.Rezahudin, warga Gampong Meurah, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen ditemukan meninggal tenggelam di Krueng Kila, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya, Minggu (26/4/2026) siang. Foto: Dok. IstimewaIa menyebut, dalam proses pencarian, pihaknya juga kerap melibatkan tokoh agama maupun personel kepolisian untuk memanjatkan doa.Meski demikian, upaya pencarian tetap dilakukan secara maksimal di lapangan.“Kita serahkan semua kepada Yang Maha Pencipta, namun upaya pencarian tetap kita jalankan,” lanjutnya.Korban diketahui bernama Rezahuddin, warga Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen. Ia dilaporkan hilang setelah hanyut saat menyeberangi sungai di Gampong Kandeh, Kecamatan Seunagan Timur.Saat kejadian, korban bersama rekannya, Feri, hendak menyeberangi sungai dengan berjalan kaki. Namun, derasnya arus membuat korban diduga kehilangan keseimbangan hingga terseret.