BorneoFlash.com, ISTANBUL - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menetapkan aturan baru pengelolaan garis pantai Iran di Teluk Persia dan Selat Hormuz. IRGC menyatakan kebijakan itu dijalankan atas arahan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei.Angkatan Laut IRGC akan mengendalikan hampir 2.000 kilometer garis pantai Iran di kawasan strategis tersebut. Media pemerintah Press TV melaporkan pengumuman itu pada Jumat malam (1/5).IRGC menegaskan pengendalian wilayah perairan itu akan memperkuat sumber penghidupan rakyat Iran, meningkatkan kekuatan nasional, serta menjaga keamanan dan kemakmuran kawasan.Namun, pemerintah Iran belum merinci pelaksanaan aturan baru tersebut.Ketegangan di Selat Hormuz terus meningkat setelah Teheran membatasi lalu lintas kapal di jalur pelayaran strategis itu sebagai respons atas serangan AS-Israel yang dimulai pada 28 Februari.Pakistan memediasi gencatan senjata yang diumumkan pada 8 April. Iran dan pihak terkait kemudian melanjutkan pembicaraan di Islamabad pada 11-12 April, tetapi belum mencapai kesepakatan.Presiden AS Donald Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata secara sepihak tanpa menetapkan batas waktu baru atas permintaan Pakistan.Sejak 13 April, AS juga memberlakukan blokade angkatan laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di Selat Hormuz. (*)