Kebakaran Apartemen Mediterania: Paniknya Penghuni hingga 'Pengungsian' di Hotel

Wait 5 sec.

Polisi berjaga saat kebakaran di salah satu gedung Apartemen Mediterania, Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTOKebakaran melanda Apartemen Mediterania, di Tanjung Duren, Jakarta Barat. Kepanikan ini mengakibatkan kepanikan para penghuni. Beruntung, api tidak meluas dan mampu dijinakkan oleh Pemadam Kebakaran. Simak rangkuman terkait kebakaran tersebut, mulai dari penyebab hingga mitigasinya. Kebakaran Apartemen Mediterania: Penghuni Lempar Baju Berisi Permintaan TolongKebakaran melanda Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4).Penghuni Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, yang terjebak akibat kebakaran melempar sepotong baju berisi tulisan, Kamis (30/4/2026) pagi. Foto: Dok. Antara"Kami menerima informasi awal dari petugas sekuriti setempat bahwa sumber api berasal dari panel listrik di basement," kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, di Apartemen Mediterania, Kamis (30/4).Api sempat memicu kepulan asap yang merambat hingga ke lantai atas."Api tersebut dapat segera dipadamkan. Namun, asap sudah telanjur mengepul dan masuk ke rongga jalur kabel, sehingga merambat ke ruangan di lantai-lantai atas dan unit-unit," sambungnya.Sejumlah warga melihat asap yang keluar dari salah satu gedung Apartemen Mediterania saat kebakaran di Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO89 Penghuni Dievakuasi dari Apartemen Mediterania, 20 Orang Memilih di UnitSebanyak 89 penghuni telah dievakuasi dalam insiden kebakaran di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat.“Untuk proses evakuasi, hingga saat ini masih terus berlangsung dan jumlahnya masih bertambah. Belum dapat dipastikan kapan evakuasi akan selesai, mengingat bangunan ini memiliki 35 lantai. Data sementara mencatat sebanyak 89 orang telah berhasil dievakuasi keluar dari apartemen. Namun, kami masih membutuhkan data tambahan dari paguyuban penghuni, khususnya bagi warga yang sudah keluar lebih dulu sejak pagi hari,” kata Twedi saat ditemui di lokasi, Kamis (30/4).Ia menyebut, sebagian penghuni yang masih berada di dalam gedung memilih tidak turun karena kondisi dinilai aman.Suasana di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026), terlihat warga yang telah dievakuasi berkumpul sambil menjalani observasi oleh tim medis usai kebakaran terjadi. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan“Berdasarkan laporan sementara, masih terdapat sekitar 20 orang yang berada di dalam unit di lantai atas. Sebagian dari mereka memilih tidak turun karena kondisi di unit dinilai sudah aman dan udara cukup bersih. Selain itu, lift tidak dapat digunakan, sehingga akses evakuasi hanya melalui tangga darurat,” ucap dia.Cerita Penghuni Apartemen Mediterania Menerjang Asap untuk Menyelamatkan DiriLampu kamar yang tiba-tiba mati segera menimbulkan tanya di benak Aurel (24), salah satu penghuni di lantai 17 Tower C Apartemen Mediterania, Jakarta Barat.“Awalnya tuh saya curiganya karena biasanya kalau alarm drill itu ya udah listrik normal-normal aja, cuma tadi kenapa berbarengan mati lampu sama alarm drill, makanya itu agak curiga. Terus kan pas keluar kamar juga bau asap kan, makin curiga dong. Keluar koridor, nah full asap makin curiga,” tutur Aurel saat ditemui, Kamis (30/4).Aurel pun tiba di lantai dasar apartemen sekitar pukul 08.30 WIB.“Sempat, ini nyelamatin. Saya bawa laptop, bawa dokumen-dokumen penting,” sebut Aurel.Damkar Evakuasi 19 Penghuni Apartemen Mediterania, Berikut IdentitasnyaKebakaran melanda Apartemen Mediterania di Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4) pagi."Proses pemadaman, dan evakuasi penghuni apartemen," kata Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi.Asap keluar dari salah satu gedung Apartemen Mediterania saat kebakaran di Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTOSyaiful mengatakan, pihaknya mengerahkan 26 unit mobil dan 130 personel."Korban jiwa nihil," kata Syaiful.Berikut data dan identitas 19 penghuni yang dievakuasi:⁠Theressia (59) diberi bantuan oksigenJefri (68) diberi bantuan oksigen⁠Dewi Anggraini (28)Jesica (23)⁠Fairuz (25) dibawa ke RS RoyalAlwi Naldi Dwi Fadillah (26)Laras (30)⁠Bonita (35)⁠Herdiman (35)⁠Hardi (35)AntonMichel (19)⁠Vilari (29) dievakuasi dari lantai 12⁠Tam (95) dievakuasi dari lantai 16⁠Gesy (26)Deni (35)⁠Grace (26)⁠Pelari (29)Sania (15) dibawa ke RS Royal TraumaKebakaran Apartemen Mediterania Jakbar Berawal dari Panel Terbakar di Tower CKebakaran Apartemen Mediterania di Jalan Letjen S. Parman, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4) pagi, berawal dari terbakarnya ruang panel di Tower C."Di Tower C Mediterania Resident 1 itu panelnya ada kebakaran, di ruang panel, sehingga pada saat itu sistem keamanan kami alarm langsung berbunyi," kata Humas Apartemen Mediterania 1 Erlan Kalo kepada kumparan di lokasi.Danton Damkar Jakarta Barat, Joko Susilo, mengatakan pihak pemadam kebakaran menerima informasi awal mengenai insiden ini pada pukul 07.31 WIB.“Status kuning, masuk tahap lokalisir,” ujar Joko menambahkan.Suasana di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026), terlihat warga yang telah dievakuasi berkumpul sambil menjalani observasi oleh tim medis usai kebakaran terjadi. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanKisah Penghuni Apartemen Mediterania: Selamatkan Diri Dari Lantai 28 ke 35Seorang penghuni apartemen lantai 28, Antonius (47) berhasil menyelamatkan diri dari kebakaran yang melanda Apartemen Mediterania, Jakarta Barat, pagi ini."Jadi pada waktu dua jam itu berlalu, kami kan hanya mengevakuasi sendiri dari lantai 28 kami naik ke lantai 35. Kami gedor-gedor semua pintu beberapa warga supaya bisa buka pintu, ada saluran dari masing-masing unit kan punya jendela. Nah, kebetulan ada warga yang baik hati dari lantai 35 bersedia kami pakai untuk evakuasi," katanya, Kamis (30/4).Suasana di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026), terlihat warga yang telah dievakuasi berkumpul sambil menjalani observasi oleh tim medis usai kebakaran terjadi. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanSelama kejadian, ia dan penghuni lainnya saling bekerja sama."Kami mencoba untuk ke rooftop tetapi saat itu pintu terkunci sehingga tidak bisa dibuka," imbuhnya.Layanan TransJ Baturasi-Grogol Dihentikan Imbas Kebakaran Apartemen MediteraniaKebakaran melanda Apartemen Mediterania yang berlokasi di Jalan Letjen S. Parman, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4) pagi."Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Rute 8K: Batusari - Grogol sementara tidak beroperasi melayani pelanggan dikarenakan adanya insiden kebakaran di Apartemen Mediterania Garden. Terima kasih," tulis akun tersebut.Damkar berjibaku memadamkan api di Apartemen Mediterania Jakarta Barat. Foto: Dok. IstimewaPihak pemadam kebakaran menerima informasi awal mengenai insiden ini pada pukul 07.31 WIB.“Status kuning, masuk tahap lokalisir,” ujar Joko menambahkan.Manajer Apartemen Mediterania Jakbar: Sistem Proteksi Kebakaran Terbukti BaikKebakaran terjadi di Apartemen Mediterania di Jalan Letjen S. Parman, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4) pagi.“Sistem proteksi kebakaran di gedung kami berjalan dengan baik. Lift homing, access card ter-release, dan kayak tadi pun kalau memang evakuasi sistem gedung tidak berjalan dengan baik, maka tim dari pemadam kebakaran atau PMI yang tadi melakukan evakuasi tidak akan bisa menggunakan lift,” kata Anggi Apartemen Manajer kepada kumparan di lokasi, Kamis (30/4).Anggi, Apartrmen Manajer Mediterania di Tanjung Duren, Jakarta Barat. Foto: Dok. kumparanIa menyampaikan, sprinkle di apartemen juga pecah semua ketika insiden kebakaran itu.“Kami fokus kepada kesehatan dari Bapak Ibu semua warga penghuni apartemen Tower C. Gitu ya. Jadi terima kasih semuanya, kami dapat jamin bahwa sistem proteksi kebakaran gedung kami itu sangat baik dan berjalan sesuai,” katanya.Pengelola Apartemen Mediterania: Penghuni Sesak Napas Akibat AsapHumas Apartemen Mediterania 1, Erlan Kallo, memastikan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran yang terjadi di Tower C apartemen yang terletak di Jalan Letjen S. Parman, Tanjung Duren, Jakarta Barat."Kalau korban jiwa nggak ada ya, paling cuma ada beberapa yang sesak napas ya karena asap sebetulnya," kata Erlan saat diwawancarai di lokasi, Kamis (30/4).Suasana di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026), terlihat warga yang telah dievakuasi berkumpul sambil menjalani observasi oleh tim medis usai kebakaran terjadi. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanIa menjelaskan, kebakaran terjadi di area terbatas dan api dengan cepat berhasil dipadamkan."Setelah itu, api sudah dipadamkan cuma efek asapnya ini yang banyak," tambah Erlan.Penghuni Terdampak Kebakaran Apartemen Mediterania Diinapkan di Hotel GratisPenghuni Apartemen Mediterania Tower C, Tanjung Duren, Jakarta Barat, yang terdampak kebakaran pada Kamis (30/4), untuk sementara diinapkan di hotel oleh pihak pengelola.“Kita sekarang sudah dievakuasi tinggal hotel,” kata penghuni tersebut saat dihubungi, Kamis (30/4).Suasana di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026), terlihat warga yang telah dievakuasi berkumpul sambil menjalani observasi oleh tim medis usai kebakaran terjadi. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanMenurutnya, fasilitas hotel tersebut diberikan secara gratis oleh pengelola apartemen.“Dapat gratis dari pengelola Mediterania,” lanjut dia.Polisi: Sumber Api Kebakaran Apartemen Mediterania dari Panel Listrik BasementPolisi mengungkap sumber api dalam peristiwa kebakaran di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat, berasal dari panel listrik di area basement."Kami menerima informasi awal dari petugas sekuriti setempat bahwa sumber api berasal dari panel listrik di basement," kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, di Apartemen Mediterania, Kamis (30/4).Kapolres Jakarta Barat, Kombes Twedi Aditya di Apartemen Mediterania, Kamis (30/4/2026). Foto: Rayyan/kumparan Ia menegaskan, tidak ada api yang langsung menjalar ke unit hunian warga."Perlu kami sampaikan bahwa tidak ada api yang langsung menyentuh unit hunian. Kami juga memohon maaf karena di media sosial beredar foto yang menggambarkan seolah-olah unit terbakar dan jendela hangus. Kami tegaskan, tidak ada satu pun unit yang terdampak langsung oleh api," jelas dia.