Bagus Susetyo: Buruh Garda Depan Ekonomi, Kesejahteraan Harus Dijaga

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja sebagai bagian penting dari pertumbuhan ekonomi daerah. Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo menyebut buruh memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendorong kemajuan ekonomi.“Buruh adalah bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional. Ini menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten/kota,” ujarnya, pada Jumat (1/5/2026).Ia menegaskan, pemerintah berperan sebagai regulator yang harus memastikan kebijakan ketenagakerjaan berlandaskan asas keadilan. Di sisi lain, pengusaha dan pekerja harus dipandang sebagai satu kesatuan yang saling mendukung.“Pekerja adalah aset perusahaan. Kalau mereka menjadi aset, tentu harus dihargai karena berkontribusi dalam memajukan perusahaan,” tambahnya.Terkait Upah Minimum Kota (UMK), Bagus menjelaskan bahwa penetapan dilakukan melalui mekanisme yang melibatkan perwakilan pengusaha, serikat pekerja, serta difasilitasi pemerintah. Hasil yang ditetapkan merupakan kesepakatan bersama, meski diakui belum sepenuhnya ideal.“UMK yang ditetapkan diharapkan cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar pekerja dan keluarganya. Memang belum sepenuhnya sejahtera, tapi sudah mengarah ke sana,” jelasnya.Selain itu, ia juga menyoroti sejumlah program pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan buruh, seperti kenaikan upah minimum, bantuan subsidi upah, subsidi perumahan, hingga program magang bersertifikasi dan penciptaan lapangan kerja baru melalui hilirisasi industri.Di tingkat daerah, Pemkot Balikpapan juga mendorong pengembangan sektor industri berbasis hilirisasi. Kawasan Kariangau disebut memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan industri manufaktur yang berkelanjutan.“Kita tidak hanya bertumpu pada industri pengolahan, tetapi juga harus mulai mengembangkan hilirisasi. Ini membutuhkan kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam beberapa tahun ke depan,” katanya.Terkait peluang kerja, khususnya di proyek kilang Pertamina Balikpapan, pemerintah kota telah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar tenaga kerja lokal mendapat prioritas. Namun demikian, ia mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan keterampilan agar mampu bersaing.“Kita harus siap bersaing secara sehat. Tingkatkan skill melalui pelatihan dan sertifikasi. Jangan sampai kalah dengan tenaga kerja dari luar,” tegasnya.Dengan potensi kebutuhan tenaga kerja yang mencapai puluhan ribu orang ke depan, Pemkot berharap masyarakat Balikpapan dapat mengambil peran lebih besar dalam mengisi peluang tersebut.“Mudah-mudahan warga Balikpapan bisa lebih banyak terserap dan mendapatkan manfaat dari pertumbuhan ekonomi yang ada,” pungkasnya. (*)