Kapolres Palopo Tindak Oknum Polisi yang Ngamuk-Panjat Pagar Rumah Wali Kota

Wait 5 sec.

Ilustrasi polisi. Foto: ShutterstockOknum polisi di Palopo, Sulawesi Selatan, berinisial SL, mengamuk sambil membawa parang di rumah pribadi Wali Kota Palopo, Naili Trisal.Peristiwa yang terjadi pada Jumat (24/4) malam itu terekam kamera pemantau (CCTV) dan tersebar luas di media sosial.Kuasa Hukum Pemkot Palopo, Syahrul, mengatakan SL mendatangi rumah pribadi Naili Trisal membawa parang dan berteriak menyebut nama Wali Kota Palopo."Kejadiannya, Jumat kemarin. Dia datang bawa parang sambil teriak-teriak di depan pagar," kata Syahrul kepada wartawan, Rabu (29/4).Teriaki Wali Kota, Lalu Manjat PagarIa menjelaskan, SL datang seorang diri dengan mengendarai sepeda motor sambil membawa parang. Namun, karena pagar rumah dalam kondisi terkunci, pelaku hanya berteriak sambil melontarkan kata-kata tidak sopan yang ditujukan kepada Wali Kota Palopo."Dia datang, putar motor, lalu mau buka pagar tapi terkunci. Mungkin karena jengkel, dia kemudian berteriak-teriak," ungkapnya.Saat kejadian, Wali Kota Palopo dan istrinya tidak berada di rumah. Di lokasi hanya ada sopir dan dua asisten rumah tangga. Karena kondisi rumah terlihat sepi, aksi pelaku tidak berlangsung lama."Tidak ada yang membukakan pagar, akhirnya dia memanjat untuk memastikan siapa yang ada di dalam. Dan malam itu juga, sopir melaporkan ke Polres kejadian itu," tegasnya.Ilustrasi marah menunjuk orang. Foto: Krakenimages.com/ShutterstockKapolres Palopo TindakKapolres Palopo, AKBP Dedy Surya Dharma, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut pelaku diduga oknum polisi yang bertugas di Polres Palopo."Oknum itu (pelaku) ada indikasi anggota," kata Dedy.Ia menegaskan, pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut. Oknum polisi yang dicurigai langsung dimintai keterangan oleh Propam Polres Palopo."Sudah (diperiksa), namun hasilnya masih kami olah ya, bersabar nanti perkembangan diinfokan," bebernya.Selain SL, polisi memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut. Namun, Dedy belum mengungkap motif pelaku mengamuk dengan membawa parang di rumah pribadi Wali Kota Palopo."Saat ini masih didalami dan dipanggil saksi-saksi lain untuk memvalidkan data dan info yang ada," tandasnya.