Sejumlah buruh berjalan saat jam pulang kerja di salah satu pabrik di Kota Tangerang, Banten, Senin (10/2/2025). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO Ratusan ribu buruh bakal memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pada Jumat (1/5) nanti. Banyak dari mereka yang akan sejenak meninggalkan alat produksi dan turun ke jalan, merayakan atau setidaknya menyampaikan perasaan dan pendapat mereka jadi penggerak ekonomi. Beberapa organisasi buruh telah mengkonfirmasi akan hadir di Jakarta besok, seperti para buruh di Karawang. Pemerintah juga memberi perhatian pada hari buruh ini, bahkan Presiden Prabowo Subianto disebut mendesain kaos untuk May Day besok. Berikut rangkumannya. 12.500 Buruh Karawang Bakal Bergerak ke Jakarta Peringati May Day 2026Sebanyak 12.500 buruh dari Kabupaten Karawang, Jawa Barat, akan bergerak ke Jakarta untuk memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang dipusatkan di kawasan Monas Jakarta pada Jumat (1/5) besok.“Yang sudah terdata di Polres Karawang kurang lebih 10 ribu dari serikat, kemudian sekitar 2.500 dari perusahaan di luar serikat,” ujar Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah saat ditemui di Lapas Kelas IIA Karawang, Rabu (29/4).Buruh dari Karawang berangkat ke Jakarta untuk demo JHT. Foto: Dok. IstimewaUntuk mendukung kelancaran mobilisasi, Polres Karawang menyiapkan pengawalan sejak keberangkatan hingga kepulangan rombongan buruh ke Karawang."Dan kami sampaikan juga kepada teman-teman buruh agar melaporkan, mendatakan. Karena nanti kendaraannya itu yang akan digunakan untuk transport bolak balik itu akan ada stiker khususnya, di mana nanti dengan stiker khusus itu bisa akses tolnya bisa free, digratiskan oleh pemerintah," kata Fiki.KSPSI Soal May Day 2026 Digelar di Monas: Presiden Ingin Dekat dengan BuruhPresiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengungkapkan alasan memilih Monas menjadi lokasi Perayaan Hari Buruh (May Day) 2026 yang akan dilaksanakan Jumat (1/5).“Monas itu pilihan kami sendiri. Kenapa kami tidak memilih GBK? Kami memikirkan kedekatan Presiden. Presiden ingin dekat dengan buruh. Beliau bersalam-salaman,” ujar Andi dalam konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/4).Selain faktor kedekatan, kapasitas lokasi juga menjadi alasan utama.“Dan juga soal tampungnya massa yang begitu besar. GBK itu hanya bisa masuk 79.000. Sedangkan massa kita 400.000 yang akan datang ke acara May Day nanti. Jadi tempat satu-satunya yang muat hanya Monas. Jadi tidak ada sesuatu yang hal apa gitu tidak ada,” tuturn Andi.KSPSI: 400 Ribu Buruh Akan Hadiri May Day di Monas, Ada Kejutan dari PresidenAndi juga menyebut, hari buruh bakal dihadiri sekitar 400 ribu orang di Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5).“Jumlah massa terkonfirmasi 400.000. Jadi dari buruh 211.000, dan ada juga teman-teman ojek online akan bergabung karena Bapak Presiden akan menyampaikan kejutan besok,” ujar Andi saat konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/4).Andi Gani Nena Wea saat di wawancarai. Foto: Ricky Febrian/kumparanAndi memastikan bahwa seluruh pembiayaan acara tidak berasal dari anggaran negara.“Saya tegaskan, biaya May Day tahun ini tidak menggunakan APBN kementerian mana pun. Tidak ada, tidak ada dana negara dipakai sepeser pun, saya tahu persis. Tidak ada,“ ujarnya. KSPSI: Prabowo Desain Langsung Kaus May Day 2026, Akan Beri Kejutan untuk BuruhPresiden Prabowo Subianto disebut terlibat langsung dalam desain kaus Perayaan Hari Buruh (May Day) 2026 yang akan dilaksanakan hari Jumat (1/5).“Awal Maret saya berdua bertemu Presiden, hampir 4 jam, 3 jam setengah biasa saya bertemu, dan beliau menanyakan kesiapan May Day. Dan beliau tidak ingin buruh kepanasan,” ujar Andi. Ilustrasi May Day Foto: Basith Subastian/kumparanAndi pun mendeskripsikan bagaimana desain yang akan tertera di atas kaus tersebut.“Desain kaus, itu ada tulisan May Day, lalu ada ilustrasi perjuangan buruh, lalu ada kata-kata yang dari beliau langsung,” tutur Andi. Qodari Sebut Prabowo Akan Hadiri Peringatan Hari Buruh 1 Mei di MonasKepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI M. Qodari mengatakan, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri peringatan Hari Buruh Nasional yang akan diselenggarakan di Monas pada 1 Mei mendatang."Presiden Prabowo Insyaallah diagendakan hadir pada puncak peringatan Hari Buruh Nasional 2026 yang akan dilaksanakan di Monumen Nasional Jakarta," kata Qodari dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu (29/4).Qodari menjelaskan, pemerintah akan selalu berdiri bersama kaum pekerja dan buruh, bukan sebaliknya."Pemerintah ingin menegaskan satu hal bahwa posisi pemerintah bukan berhadapan dengan pekerja atau buruh, melainkan berdiri bersama pekerja dan buruh. Negara hadir sebagai pelindung pekerja sekaligus penjaga keberlanjutan lapangan kerja," ujarnya.