HNW Soroti Banyak Koper Jemaah Haji Rusak: Harus Ganti Rugi, Kita Bakal Evaluasi

Wait 5 sec.

Hidayat Nur Wahid. Foto: Nugroho Sejati/kumparanWakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid (HNW), menanggapi temuan banyak koper jemaah haji rusak saat tiba di Tanah Suci. kumparan menerima laporan setidaknya 39 koper rusak—ada yang bodinya pecah, roda patah, ritsleting dol, bahkan handle lepas.HNW menyayangkan insiden ini kembali terjadi. Menurutnya, dalam penyelenggaraan haji sebelumnya, masalah koper rusak sudah pernah terjadi."Pertama tentu kita sangat menyayangkan terulangnya kasus masalah koper ini. Padahal dengan semangat baru, dengan kementerian yang baru, mestinya pihak penyedia atau pihak yang dalam tanda kutip menerima memenangkan tender atau pemenang pesanan untuk koper, harusnya juga menghadirkan semangat baru, yaitu membantu sukses dengan menghadirkan koper yang betul-betul berkualitas," kata HNW kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/5).HNW menilai, jika koper jemaah tidak berkualitas, apalagi sampai pecah, jelas ini mengganggu jemaah untuk melaksanakan ibadah haji. "Mengganggu juga kesiapan psikis ya, karena kalau koper bermasalah tentu ini juga berdampak," ucap HNW.HNW yang juga anggota Komisi VIII DPR ini mengatakan, jika ada temuan seperti ini, para calon jemaah bisa segera melapor kepada kepala rombongan agar segera mendapat tindak lanjut."Karenanya, ketika kemudian ada laporan semacam ini, pertama sudah seharusnya para calon jemaah haji yang kopernya mendapatkan masalah ini segera lapor ke pihak Karom (Kepala Rombongan) untuk kemudian dilanjutkan ke pihak Kementerian Haji, supaya ada perhatian serius dari Kementerian Haji," kata HNW."Supaya Kementerian Haji juga bisa dengan data-data itu menegur keras pihak penyedia koper untuk segera mengganti, gitu ya. Segera mengganti atau memberikan ganti rugi," tambah dia.Salah satu koper jemaah haji yang rusak. Foto: Dok. IstimewaWrapping Bukan Solusi Perlu Ganti RugiHNW menilai, penggunaan wrapping juga bukan solusi. Sebab, jika dibuka, kondisi koper jemaah sudah rusak dan akan menyulitkan jemaah."Dan saya kira tidak cukup dengan wrapping ya, karena kalau wrapping kan berarti tetap rusak itu, dan wrapping kan nanti begitu selesai kan dibuka plastiknya, ya rusak ya tetap rusak," ucap HNW."Jadi menurut saya harusnya selain kalaupun solusi sementaranya dengan wrapping, tapi harus ada ganti rugi. Ganti rugi apakah dalam bentuk uang untuk membeli koper yang baru, atau diberikan koper baru yang tidak rusak gitu. Jangan juga koper barunya lebih rusak lagi," tambah HNW.Politikus PKS ini mengatakan, masalah ini akan menjadi catatan dan evaluasi di Komisi VIII setelah penyelenggaraan haji rampung."Kita di Komisi VIII, nanti akan ada evaluasi keras terhadap masalah koper-koper ini. Karena dalam kontrak yang sudah dimenangkan oleh para penyedia koper itu, anggarannya sudah sangat memadai untuk hadirnya koper yang berkualitas. Termasuk juga tas untuk tempat paspor dan lain sebagainya, itu juga banyak juga yang melaporkan itu juga tidak berkualitas. Jadi itu semuanya nanti akan menjadi evaluasi dari Komisi VIII," kata HNW.Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan