Modifikasi Pulley Depan Bolong, Apa Fungsinya?

Wait 5 sec.

Ilustrasi pulley depan bolong-bolong. Foto: Dok. IstimewaModifikasi CVT pada motor matik sering jadi pilihan bagi mereka yang mengejar performa. Salah satu trik yang kerap muncul di bengkel maupun komunitas adalah membolongi pulley depan.Meski sekilas terlihat sederhana, nyatanya modifikasi ini lebih banyak dipakai untuk kepentingan balap ketimbang motor harian.Kepala Mekanik Matic Mania, Eko Safitrianto, menjelaskan bahwa pulley bolong memang bisa mengurangi bobot komponen. Dampaknya, putaran mesin terasa lebih enteng.“Kalau buat balap sih mungkin iya. Ngeringanin bobot dari rumah roller sama pulley-nya. Tapi kalau buat harian sih saya nggak rekomen,” ungkap Eko kepada kumparan, Senin (25/8/2025).Ilustrasi pulley depan bolong-bolong. Foto: Dok. IstimewaMenurutnya, penggunaan pulley bolong pada motor harian justru bisa menimbulkan masalah serius. V-belt yang seharusnya awet malah lebih cepat terkikis karena jalurnya terganggu.“V-belt biasanya dia kan lebih cepat kekikis nih. Karena ada lubang jadinya lebih cepat aus,” lanjut Eko.Dampak ke roller pun bisa berbeda-beda, tergantung posisi lubang dibuat. Semisal berada di jalur rumah roller, pengaruhnya akan lebih besar karena distribusi beban tidak lagi merata.Bengkel sepaialis motor matik, Matic Mania. Foto: Fitra Andrianto/kumparan“Kalau dia bolonginnya di jalur rumah roller mungkin lebih pengaruh. Jadi itu sebenarnya peruntukan untuk balap. Buat bobot aja sih jadi lebih ringan,” jelasnya.Yang menarik, Eko menegaskan bahwa modifikasi ini tidak memberikan peningkatan nyata pada akselerasi maupun performa atas. Justru berbeda dengan teknik bubut pulley yang memang terbukti bisa membuat tarikan lebih responsif.Bengkel sepaialis motor matik, Matic Mania. Foto: Fitra Andrianto/kumparan“Kalau dibubut derajat justru buat akselerasi dia sudah pasti lebih responsif lagi dibanding standar, biasanya untuk stop and go atau tarikan atasnya tergantung kemiringannya,” paparnya.Karena itu, ia menilai penggunaan pulley bolong di motor harian lebih banyak merugikan. Selain membuat v-belt dan roller cepat aus, potensi kerusakan lain bisa timbul ketika tidak dipahami dengan benar.“Kalau menurut saya iya (malah merusak). Karena nggak semua orang tahu efeknya. Akhirnya jatuhnya lebih banyak negatifnya buat motor harian,” tutup Eko.