TAF menjadi pemenang pertama dalam ajang electronic music producer contest (EMPC) 2024. Foto: IstimewaProduser musik TAF menjadi pemenang pertama dalam ajang electronic music producer contest (EMPC) 2024. Ia menang berkat sajian single berjudul Look What You Done.Lagu itu kemudian dirilis mulai 25 agustus 2025 di beberapa platform DSP, seperti Spotify, Apple Music, Joox, dan YouTube Music. Track ini merupakan kolaborasi produser bersama musisi international Wiwek, di bawah label international, Barong Family.Dalam keterangannya, TAF menilai salah satu kekuatan dalam track Look What You Done adalah komposisi musik yang unik, yaitu perpaduan sound eksperimental dan perkusi yang dominan, sehingga membuat karyanya terdengar radio-friendly.TAF dan musisi Wiwiek dari Barong Family. Foto: IstimewaLook What You Done menggabungkan getaran drum yang punchy dan bertenaga, alur yang menarik, dan vokal yang terdengar dinamis. TAF dan Wiwek berhasil menyajikan lagu matang dan 'easy to dance', dari awal hingga akhir.Lirik Look What You Done menceritakan suatu kebahagiaan yang penuh semangat dan enerjik. Di lain sisi lagu ini juga bisa dimaknai sebagai kehancuran dan patah hati.Lagu ini mengandung semangat penuh, sebuah karya yang membawa suasana positif untuk menjalani hari. Bagi TAF, musik yang unik dan enerjik menjadi dua perpaduan yang utuh dan lebih punya makna.“Menjadi juara EMPC 2024 adalah sebuah kebanggaan untuk saya. Di dalam karya ini, saya memadukan karakteristik musik yang unik, tetapi pada waktu yang sama tetap enerjik,” kata TAF lewat keterangan resmi."Musik ini sangat cocok untuk diputar di klub maupun di siaran radio," lanjut TAF.EMPC 2024. Foto: IstimewaPerlu diketahui, EMPC 2024 adalah ajang kompetisi yang digelar ICEPERIENCE.ID untuk mengembangkan bakat produser musik elektronik. Perwakilan ICEPERIENCE.ID, Fabianus Arry Kurniawan, mengapresiasi para peserta."Lewat EMPC 2024, kami berkomitmen menjadi ruang yang tidak hanya menyediakan panggung, tapi juga mendorong lahirnya karya-karya otentik dan berkualitas sehingga mampu bersaing di level global,” jelas Fabianus Arry.Fabianus mengapresiasi antusias para peserta dan berharap musik elektronik Indonesia semakin maju berkat ajang ini."Kami melihat antusias dan potensi luar biasa dari produser musik elektronik di Indonesia. Itu sebabnya kami terus percaya skena musik elektronik Tanah Air masih layak dikembangkan dan mendapat apresiasi lebih luas," tutupnya.