Anggota TNI membereskan puing-puing mobil sisa kebakaran di Polres Metro Jatinegara. (Foto: Cosmas Kopong Beda/VOI).JAKARTA – Anggota TNI bergerak cepat menderek puing-puing mobil sisa kebakaran dalam aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Polres Metro Jatinegara, Jakarta Timur.Proses evakuasi dilakukan pada Sabtu, 30 Agustus 2025 siang WIB. Pihak TNI mengerahkan tiga unit mobil derek untuk membereskan sebanyak 14 unit mobil yang terbakar di Jalan Matraman Raya, tepatnya di seberang City Plaza.Dari pantauan VOI di lapangan, sebelum diderek oleh anggota TNI, puing-puing tersebut sempat dipreteli oleh warga. Mereka mengambil bagian-bagian terkecil mobil bahkan sampai mesin.Gedung Polres Metro Jatinegara juga dalam kondisi rusak parah. Selain kaca gedung yang pecah-pecah, beberapa unit kendaraan operasional kepolisian juga dibakar dan dirusak. Hingga kini masih ada police line di pintu masuk.Aksi demonstrasi di depan Polres Metro Jatinegara berlangsung hingga Sabtu,30 Agustus 2025 subuh WIB. Massa baru membubarkan diri setelah tiga unit kendaraan taktis (rantis) datang dan menembakkan gas air mata.Demo itu merupakan bagian dari aksi protes setelah meninggalnya driver ojol Affan Kurniawan. Wafatnya pria 21 tahun tersebut memicu kemarahan besar sehingga demonstrasi pun pecah di beberapa titik di Jakarta.Affan meninggal setelah dilindas oleh kendaraan taktis (rantis) Brimob dalam aksi demonstrasi di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang berlangsung pada Kamis, 28 Agustus 2025 malam.Affan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), tetapi nyawanya sudah tak tertolong. Warga Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, ini pun kemudian menghembuskan nafas terakhir dalam kondisi luka parah.Selain di Jakarta, demonstrasi juga dilakukan di beberapa kota besar lainnya di Indonesia. Di Makassar, Sulawesi Selatan, bahkan ikut memakan banyak korban jiwa.