Pisah Usai Gugur di Kejuaraan Dunia, Ana/Tiwi Bertekad Lebih Baik

Wait 5 sec.

Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi saat berlaga di Piala Sudirman 2025 yang digelar di Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China. Foto: Dok. PBSIFebriana Kusuma/Amallia Pratiwi tersingkir di babak perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2025. Ana/Tiwi dikalahkan Rin Iwanaga/Kie Nakanishi dari Jepang, Sabtu (30/8) dini hari WIB, dengan skor 15-21 dan 16-21.Ini akan menjadi turnamen terakhir keduanya bermitra sebagai ganda putri. Setelah ini, mereka akan dipecah. Ana dan Tiwi sama-sama berharap lebih baik lagi ke depannya bersama pasangan baru."Banyak suka dukanya partner-an bareng Tiwi, naik turun kami berusaha untuk bangkit, semuanya sudah kita lalui bersama. Semoga kita bisa sama-sama sukses dengan partner masing-masing. Saya yakin individu Tiwi juga bagus, pasti ke depannya bisa lebih bagus lagi. Intinya yang terbaik untuk ganda putri Indonesia," ujar Ana.Ke depannya saya akan berjuang dengan partner masing-masing, bukan hal yang mudah bagi kita karena kita sudah berpasangan cukup lama dari 2019, sekitar 6 tahun dan tidak pernah dipecah. Pastinya kita akan sama-sama berjuang untuk prestasi terbaik bagi ganda putri Indonesia," timpal Tiwi.Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi saat berlaga di Piala Sudirman 2025 yang digelar di Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China. Foto: Dok. PBSIAwal Agustus ini, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memutuskan untuk merombak empat pasangan ganda putri utama. Perombakan ini demi dapat menembus level elite dunia.Sebelumnya, pasangan ganda putri di pelatnas adalah Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Lanny Tria Mayasari, Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari dan Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum.Kini, dilakukan pergantian pasangan menjadi Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Amallia Cahaya Pratiwi/Lanny Tria Mayasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.Wabil khusus Apriyani Rahayu/Siti Fadia, keduanya sudah pernah dipasangkan sebelumnya dan bahkan main bareng di Olimpiade 2024. Namun, keduanya sempat dipisahkan karena cedera. Empat pasangan ini bakal didaftarkan di dua turnamen September, yaitu Hong Kong Open Super 500 dan China Masters Super 750.