Gedung DPR di Senayan, Jakarta Selatan. (Unsplash-Dino Januarsa)JAKARTA- Gedung DPR RI terpantau sepi sejak diberlakukannya kebijakan work from home (WFH) bagi ASN dan TA di lingkungan DPR pada Kamis, 28 Agustus, bertepatan dengan aksi unjuk rasa buruh dan mahasiswa. Bahkan tak ada rapat kerja yang digelar di DPR RI, seperti biasanya. Eskalasi massa pada Kamis kemarin memang cukup tinggi. Massa buruh sudah memadati gedung DPR mulai pukul 11.00 WIB, dilanjutkan ratusan mahasiswa pada pukul 14.00 WIB. Namun kondisi semakin memanas menjelang malam hari, di mana satu orang pengemudi ojek online menjadi korban akibat dilindas Rantis Brimob. Saat ditanya mengapa pada Kamis lalu anggota DPR tidak menggelar rapat, Wakil Ketua Baleg DPR Martin Manurung berdalih bahwa hari tersebut memang dipergunakan dewan untuk kunjungan lapangan. Padahal di pekan sebelumnya, DPR RI tetap menggelar rapat seperti biasa."Saya sih nggak pernah ngerasa (demo) mencekam ya. Cuma gini, mungkin. Kalau Baleg ini kan tidak seperti komisi-komisi yang punya tugas pengawasan. Kalau komisi-komisi kan ada tugas pengawasan. Mungkin biasanya kalau Kamis itu juga ada alokasi kunjungan lapangan biasanya," ujar Martin Manurung di Kompleks Parlemen, dikutip Sabtu, 30 Agustus."Jadi memang rapat-rapat itu kan lebih banyak Senin, Selasa, Rabu. Dulu juga seperti itu. Nah kalau Jumat itu hari fraksi. Dan juga untuk kunjungan daerah pemilihan. Kalau ada yang mau ke Dapil biasanya itu Jumat, Sabtu, Minggu," sambungnya.Sementara itu, di tengah gelombang demonstrasi besar yang terjadi di kompleks DPR/MPR Senayan pekan ini, sejumlah anggota DPR RI justru kembali menjadi sorotan. Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni yang tengah jadi bulan bulanan netizen justru dilaporkan meninggalkan Tanah Air sejak Rabu, 27 Agustus. Politikus Partai NasDem itu disebut kabur ke Singapura di saat demonstrasi di depan DPR/MPR berlangsung ricuh.Kabar keberadaan Sahroni terungkap setelah beredar foto dirinya di sebuah bandara. Bendahara Umum DPP Partai NasDem itu tampak duduk santai di ruang tunggu, mengenakan earphone, sambil bermain ponsel. Di sampingnya terlihat koper merah.Unggahan akun X @senjatanuklir juga memperkuat informasi keberadaan Sahroni. “Sahroni udah nggak di Indo dari dua hari lalu. Singapura terakhir, nggak tahu kalau pindah lagi,” demikian isi percakapan yang dibagikan akun tersebut. Selain Sahroni, kini giliran Eko Patrio juga disebut berada di luar negeri. Kabar itu bermula dari unggahan akun X @senjatanuklir yang menyebut Eko Patrio tengah berada di Tiongkok. Dalam unggahan tersebut, Eko dituding menggunakan uang rakyat untuk berbelanja barang palsu. “Our parliamentary member, Eko Patrio. is busy shopping FAKE GOODS in China with Indonesian taxpayer’s money,” tulis akun itu.Diketahui, aksi unjuk rasa pekan ini berlangsung pada Senin, 25 Agustus dan Kamis, 28 Agustus. Namun amarah masyarakat memuncak saat anggota DPR tidak menerima aspirasi demonstran hingga jatuhnya korban jiwa seorang pengemudi ojol, Affan Kurniawan pada Kamis malam. Hingga akhirnya, aksi lanjutan digelar pada Jumat, 29 Agustus dan terpusat di Polda Metro Jaya dan Gedung DPR RI.