MU Menang Lawan Burnley, Ruben Amorim Tak Berani Saksikan Penalti Bruno Fernandes

Wait 5 sec.

Kapten Manchester United Ruben Amorim merayakan gol di hadapan suporter. (X/@ManUtd)JAKARTA - Manchester United butuh menit terakhir untuk meraih kemenangan 3-2 atas Burnley di pertandingan Premier League Inggris. Kemenangan ditentukan penalti Bruno Fernandes di menit 90+7 yang membuat manajer Ruben Amorim tak berani menyaksikannya eksekusi sang kapten.MU melakoni laga yang diwarnai tendangan penalti hingga tiga kali. Pada laga melawan Fulham, MU seharusnya menang saat mendapat hadiah penalti. Namun Fernandes gagal menuntaskan penalti sehingga pertandingan berakhir imbang 1-1.Begitu pula saat menghadapi tim dari divisi empat Grimsby Town di Carabao Cup. Laga diselesaikan adu penalti dan MU pun berpeluang menang saat kedudukan 4-4.Namun Matheus Cunha yang menjadi eksekutor terakhir malah gagal. Saat penalti dilanjutkan dengan sistem sudden death, giliran Bryan Mbeumo yang gagal sehingga MU kalah 12-11 dan tersingkir di Piala Liga Inggris.MU kembali melakoni laga yang dibumbui penalti saat menghadapi Burnley di Stadion Old Trafford, Sabtu, 30 Agustus 2025 malam WIB.Kali ini, MU yang mendapat hadiah penalti menjelang bubaran di laga yang menurut Amorim 'harus dimenangkan'. Dan, Fernandes yang kembali melakukan eksekusi.Meski yakin Fernandes tidak akan gagal lagi, namun Amorim mengaku tak berani menyaksikan pemainnya menuntaskan eksekusi. Dia memilih membelakangi lapangan dan menghadap suporter.Menariknya di hadapan Amorim tak lain tribun Stretford End yang sangat terkenal. Ya, tribun itu milik suporter fanatik MU.Sikap Amorim secara tidak langsung menunjukkan keberanian dia menghadapi suporter fanatik yang disegani pemain MU. Termasuk bila dirinya mendapat cemooh dan kritikan dari suporter di tribun tersebut karena gagal memetik kemenangan pertama."Saya sangat senang menyaksikan wajah fans. Apa yang terjadi biarlah terjadi," kata Amorim yang tampak pasrah bila Fernandes gagal mengeksekusi penalti."Saat itu, saya sudah berpikir bila menang itu jelas hasil yang fair. Dan saya tak berpikir Bruno bakal gagal untuk kali kedua," ujarnya.Amorim berada d bawah tekanan setelah MU menuai hasil buruk pada tiga laga pertama. Ancaman pemecatan membayangi eks pelatih Sporting Lisbon bila gagal menang di laga tersebut.Tak heran bila dia terlihat marah saat kiper Altay Bayindir melakukan blunder yang berujung gol kedua Burnley.Saat menyaksikan suporter bersorak, Amorim langsung tahu bila penalti Fernandes berhasil dan MU mengakhiri laga dengan kemenangan 3-2.Amorim yang tampak frustrasi sepanjang 90 menit tak kuasa menahan suka cita. Dirinya bersorak kegirangan merayakan kemenangan pertama Red Devils."Semua berakhir baik. Menurut saya kami pantas menang. Kami menciptakan banyak peluang dan seharusnya sudah unggul dengan skor lebih besar di babak pertama," kata Amorim."Hanya mereka [Burnley] juga bisa mencetak gol. Jadi di babak kedua kami langsung tancap gas," ucap dia.Kemenangan atas Burnley setidaknya membuat Amorim lega dan dia bisa menarik napas barang sejenak karena jeda kompetisi yang memasuki jadwal pertandingan internasional. Amorim harus mempersiapkan tim lebih matang karena akan menghadapi dua laga berat.MU melakoni derby melawan Manchester City di Etihad dan kemudian menjamu Chelsea. Laga yang sepertinya sulit dimenangkan Harry Maguire dkk.