Ini Pidato Lengkap Presiden Prabowo Tanggapi Kerusuhan dan Penjarahan, Singgung Makar dan ...

Wait 5 sec.

"); // });]]> '); });]]> Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat percaya pada pemerintahannya. Presiden juga mengingatkan agar waspada terhadap tindakan yang menjurus ke makar dan terorisme.OlehDelvira HutabaratDiperbarui 31 Agustus 2025, 15:42 WIBCopy LinkBatalkanPerbesarPresiden Prabowo Subianto sampaikan pernyataan sikap atas tragedi kerusuhan dan penjarahan. (Liputan6.com/istimewa)... SelengkapnyaJadi intinya...Presiden Prabowo kumpulkan ketum parpol dan pimpinan lembaga negara bahas situasi kerusuhan.Pemerintah hormati kebebasan berpendapat, namun tindak tegas anarkisme dan penjarahan.Anggota DPR yang keliru dicabut; tunjangan dan kunjungan kerja DPR direvisi.Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para ketua umum partai politik di Istana Negara, Minggu (31/8/2025). Langkah Prabowo ini untuk berdiskusi dengan para ketua umum partai politik dan pimpinan DPR dan MPR menyikapi kondisi negara belakangan ini yang dilanda berbagai kerusuhan dan aksi penjarahan. Tampak hadir Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua DPD RI Sultan Najamudin. Selain itu, hadir Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnputri, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum NasDem Surya Paloh.Hadir pula Ketum Golkar Bahlil Lahadalia, Wakil Ketum Partai Demokrat Edi Baskoro Yudhoyono.  Hadir pula Sekjen PKS saat ini adalah Muhammad Kholid, Ketum PKB Muhaimin Iskandar.AdvertisementPerbesarPresiden Prabowo Subianto kumpulkan para ketua umum Partai Politik. (Liputan6.com/istimewa)... Selengkapnya2 dari 2 halamanSeusai berdiskusi dengan pimpinan lembaga negara dan ketum Partai politik, Presiden Prabowo menyampaikan sikap pemerintah. Berikut pidato lengkap Presiden Prabowo. Hari ini saya didampingi Ketua Umum Partai Politik di dalam dan di luar koalisi, Ketua DPR RI dan ketua MPR RI. Kita membahas perkembangan situasi negara. Izinkan saya membacakan pernyataan berikut:Saudara-saudara sebangsa setanah airDalam beberapa hari ini, saya Presiden RI terus memantau perkembangan situasi yang terjadi di Jakarta dan beberapa kota lain di Indonesia.Negara menghormati dan terbuka terhadap kebebasan penyampaian pendapat dan aspirasi yang murni dari masyarakat. Terhadap petugas yang kemarin melakukan kesalahan ataupun pelanggaran, saat ini Kepolisian RI telah melakukan proses pemeriksaan. Ini telah saya minta dilakukan dengan cepat, dengan transparan, dan dapat diikuti secara terbuka oleh publik. Dalam rangka penyikapi apa yang menjadi aspirasi murni dari masyarakat, saya mendapatkan laporan dari para Ketua Umum Partai Politik, bahwa mereka telah mengambil langkah tegas terhadap anggota DPR masing-masing terhitung 1 September 2025 yaitu terhadap anggota DPR masing-masing yang mungkin telah menyampaikan pernyataan-pernyataan yang keliru.Kemudian para pimpinan DPR menyampaikan akan dilakukan pencabutan beberapa kebijakan DPR RI, termasuk besaran tunjangan anggota DPR dan juga moratorium kunjungan kerja ke luar negeri. Langkah tegas tadi yang dilakukan Ketua Umum Partai Politik adalah mereka masing-masing dicabut keanggotaannya dari DPR RI.Dan juga para pimpinan DPR telah berbicara, dan para Ketua Umum Partai Politik telah menyampaikan, bahwa para anggota DPR harus selalu peka dan berpihak pada kepentingan rakyat. Kami menghormati kebebasan berpendapat seperti diatur dalam United Nations International Covenant on Civil and Political Rights pasal 19, dan UU 9 tahun 1998.Penyampaian aspirasi dapat dilakukan secara damai, namun jika dalam pelaksanaannya ada aktivitas anarkis, merusak fasilitas umum, sampai adanya korban jiwa; mengancam dan menjarah rumah-rumah dan instansi-instansi publik, maupun rumah-rumah pribadi, hal itu merupakan pelanggaran hukum dan negara wajib hadir dan melindungi rakyatnya.Para aparat yang bertugas harus melindungi masyarakat, melindungi fasilitas umum yang dibangun dengan uang rakyat. Saudara-saudara sekalian, Sekali lagi, aspirasi murni yang disampaikan harus dihormati. Hak untuk berkumpul secara damai harus dihormati dan dilindungi. Namun kita tidak dapat pungkiri bahwa ada gejala tindakan-tindakan melawan hukum; bahkan ada yang mengarah pada makar dan terorisme.Kepada pihak Kepolisian dan TNI, saya perintahkan untuk ambil tindakan yang setegas-tegasnya, terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah individu, dan sentra-sentra ekonomi, sesuai hukum yang berlaku.Kepada seluruh masyarakat, silakan sampaikan aspirasi murni secara damai. Kami pastikan akan didengar, akan dicatat, dan akan kita tindaklanjuti.Saudara-saudara sekalian,Saya juga akan minta pimpinan DPR untuk langsung mengundang tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh mahasiswa, agar bisa langsung berdialog dan diterima dengan baik. Merekapun sekarang sudah akan melakukan pencabutan beberapa kebijakan DPR RI, seperti pencabutan beberapa kebijakan DPR RI, termasuk besaran tunjangan anggota DPR dan juga moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.Kepada Pemerintah, saya juga sampaikan agar semua KL menerima masukan-masukan, koreksi-koreksi secara langsung.Saya minta seluruh warga negara untuk percaya kepada Pemerintah, untuk tenang. Pemerintah yang saya pimpin bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk rakyat yang paling kecil, paling tertinggal.Mari kita jaga persatuan nasional. Indonesia di ambang kebangkitan. Jangan mau kita diadu domba. Suarakan aspirasi dengan damai. Tanpa kerusuhan, tanpa penjarahan, tanpa merusak fasilitas umum.Kalau merusak fasilitas umum, artinya menghamburkan uang rakyat. Saudara-saudara sekalian,Kita waspada terhadap campur tangan kelompok-kelompok yang tidak ingin Indonesia sejahtera, Indonesia bangkit. Kita perbaiki kekurangan yang ada di Pemerintahan dan di negara kita. Semangat nenek moyang kita adalah gotong royong. Mari kita bergotong royong menjaga lingkungan kita, keluarga kita, negara kita.Kita selalu diintervensi, jangan mau kita diadu domba.Demikian pernyataan saya, setelah saya berdiskusi dengan semua pimpinan partai politik dan semua lembaga negara.Foto PilihanAdvertisementDelvira Hutabarat, Wisnoe MoertiTim RedaksiCopy LinkBatalkanHari Kemerdekaan8 Ide Isi Tumpeng 17 Agustusan yang Unik dan Kreatif, Bukan Cuma Nasi Kuning2 hari yang laluSelain Tumpeng, Ini Menu Masakan Nikmat yang Harus Ada saat 17 Agustusan4 hari yang lalu9 Potret Azizah Salsha Pakai Kebaya Janggan Modern saat Rayakan HUT ke-80 RI, Anggun dan Penuh Makna Budaya6 hari yang laluSegar & Nostalgik, Es Dawet hingga Wedang Jahe di Perayaan 17 Agustus6 hari yang laluBukan Tumpeng Saja, Ini 10 Sajian Tradisional Meriahkan 17 Agustusan6 hari yang laluPolri Turunkan 703 personel Amankan Merdeka Run 2025 di Monas1 minggu yang laluSejumlah Menteri Jadi Peserta di Merdeka Run, Cak Imin, Sri Mulyani hingga Veronica Tan Ikut Lari1 minggu yang laluSeskab Teddy dan Mensesneg Lepas Ribuan Pelari Merdeka Run 8.0 K1 minggu yang lalu6 Potret Nikita Mirzani Rayakan HUT RI di Rutan Pondok Bambu, Penuh Keseruan1 minggu yang laluFinalis Miss Universe Indonesia 2025, Intip Potret Kirana Larasati Hadiri Upacara HUT RI ke-801 minggu yang laluMakna Lagu Indonesia Raya, Ada Bait yang Gambarkan Pembangunan Kesehatan Fisik dan Mental1 minggu yang laluAdu Gaya Celine Evangelista dan Dara Arafah Hadiri HUT RI di Istana Merdeka, Sama-Sama Pakai Kebaya Beludru Hijab1 minggu yang laluLihat Selengkapnya