Gol Dua Kali Dianulir, AC Milan Masih Bisa Menang Lawan Lecce

Wait 5 sec.

AC MIlan mengalahkan Lecce 2-0 di pertandingan Serie A Italia. (acmilan.com) JAKARTA - AC Milan gagal menang lebih cepat setelah dua gol pertama dianulir. Namun Milan akhirnya tetap menang 2-0 lawan tuan rumah Lecce di pertandingan Serie A Italia di Stadion Via Del Mare, Sabtu, 30 Agustus 2025 dini hari WIB.Milan bangkit setelah secara mengejutkan menelan kekalahan 2-1 saat menjamu Cremonese di laga perdana kompetisi. Kekalahan yang menyakitkan karena mereka bermain di kandang sendiri dan menghadapi tim promosi.Hasil itu menjadikan pelatih anyar sekaligus lawas Massimiliano Allegri langsung mendapat tekanan. Ya, Allegri yang pernah membawa Milan meraih Scudetto sebelum kemudian hengkang ke Juventus menjadi sorotan gara-gara kekalahan memalukan itu.Saat melakoni laga kedua dengan menyambangi markas Lecce, tim sesungguhnya dalam kondisi kurang bagus. Milan kehilangan Rafael Leao yang belum pulih dari cedera.Sedangkan Christain Pulisic belum sepenuhnya fit sehingga mengawali laga dengan duduk di bench. Allegri juga tak membawa bek Alex Jimenez karena klub tengah menyelesaikan negosiasi transfer pemain tersebut ke Bournemouth.Sementara, Lecce memiliki modal cukup bagus. Pada laga pertama di kandang lawan, mereka sukses menahan Genoa 0-0. Ini menjadikan tuan rumah tampil percaya diri saat menjamu Rossoneri.Milan Sempat Unggul Hanya saja, Milan ternyata mampu melakukan start meyakinkan di laga tersebut. Bahkan pertandingan baru berjalan empat menit, Milan sesungguhnya sudah unggul saat sundulan Matteo Gabbia yang menyambut bola dari sepak pojok Luka Modric membobol gawang Lecce.Namun gol itu dianulir setelah ada tinjauan lewat VAR karena Gabbia dinilai mendorong pemain Lecce Lassana Coulibaly.Milan tak menyerah meski gol di menit awal dianulir. Persoalannya, sektor depan Milan memang kurang klinikal setelah ditinggalkan Tammy Abraham yang habis masa peminjaman dari AS Roma. Demikian pula Luka Jovic dan Noah Okafor sudah meninggalkan Milan.Praktir, Milan hanya bisa mengandalkan Santiago Gimenez yang mendapat support dari Alexis Saelemaekers dan Ruben Loftus-Cheek.Serangan mereka memang lebih sering menemui kebuntuan sampai akhirnya Loftus-Cheek nyaris membobol gawang Lecce. Namun satu tangan kiper Wladimiro Falcone secara gemilang menggagalkan sundulan dari jarak dekat Loftus-Cheek.Milan juga seharusnya sudah unggul menjelang akhir babak pertama. Namun tendangan Gimenez saat tinggal berhadapan dengan kiper malah melebar. Skor tanpa gol pun bertahan hingga turun minum.D babak kedua, Milan tak menurunkan tempo permainan. Namun Lecce yang mendapat tekanan di babak awal mencoba untuk bangkit. Ini menjadikan laga kian sengit.Milan akhirnya berhasil menembus pertahanan tuan rumah dan Gimenez mencetak gol di menit 60. Namun gol yang tercipta lewat kerjasama apik dengan Saelemaekers kembali dianulir. Kali ini, Gimenez dinyatakan offside setelah wasit meninjau proses gol itu lewat VAR.Hanya berselang enam menit, Milan benar-benar memecah kebuntuan. Usaha mereka membuahkan hasil saat Loftus-Cheek membobol gawang Lecce. Sundulannya yang meneruskan tendangan bebas Modric gagal diselamatkan kiper Falcone.Milan unggul 1-0 dan mereka kian agresif menekan pertahanan lawan. Namun Lecce sempat bangkit dan nyaris menyamakan kedudukan melalui Nikola Stulic. Beruntung kiper Mike Maignan mampu menggagalkan ancaman dari Stulic.Saat diperkirakan tidak ada lagi gol yang tercipta, Milan ternyata bisa memperbesar keunggulan di menit 88. Pulisic yang masuk sebagai pemain pengganti mampu menambah gol setelah menyambut umpan jauh Maignan. Skor berubah menjadi 2-0 dan bertahan hingga laga usai.Kemenangan itu menjadikan Milan memperbaiki peringkat. Dengan mengantungi poin tiga, Milan naik ke peringkat tujuh. Sedangkan Lecce yang memiliki poin satu tertahan di peringkat 15.